Pecinta Bonsai Nikmati Ratusan Koleksi di Madiun Nyawiji Bonsai Festival 2026

  • 30 Jul 2026 10:22 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Ratusan bonsai yang dipamerkan dalam Madiun Nyawiji Bonsai Festival 3 Tahun 2026 menarik perhatian para pecinta tanaman. Beragam jenis dan kelas bonsai yang ditampilkan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang ke halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban.

Salah seorang pengunjung, Lulu Humaira, mengaku sengaja datang karena memiliki ketertarikan terhadap bonsai. Ia menilai pameran tersebut menghadirkan banyak koleksi yang dapat menjadi inspirasi sekaligus memotivasi para pecinta bonsai di Madiun.

"Ini luar biasa karena banyak jenis dan kelasnya. Bisa memotivasi teman-teman yang suka bonsai dan masyarakat penikmat bonsai agar bonsai di Madiun semakin berkembang," ujarnya, Rabu 29 Juli 2026.

Lulu mengatakan dirinya paling menyukai bonsai yang telah matang. Menurutnya, keindahan bonsai tidak hanya terlihat dari bentuknya, tetapi juga dari proses perawatan yang membutuhkan waktu, kesabaran, dan ketelatenan.

"Prosesnya yang dinikmati. Tidak ada proses yang instan. Pertumbuhan dan pembentukannya itu yang menjadi nilai lebih," katanya.

Lulu berharap festival bonsai seperti ini dapat terus digelar secara rutin sebagai wadah bagi para pecinta bonsai di Kabupaten Madiun.

Ketua Panitia, Yanuar Ristianto, mengatakan Madiun Nyawiji Bonsai Festival 3 Tahun 2026 diikuti 404 bonsai yang terdiri atas 254 bonsai kelas reguler dan 150 bonsai kelas golden small. Peserta berasal dari Kabupaten Madiun serta berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Festival yang berlangsung pada 25 Juli hingga 1 Agustus 2026 itu menghadirkan penjurian, pameran, edukasi pembentukan bonsai, serta bursa tanaman hias yang terbuka untuk masyarakat.

Yanuar mengatakan festival tidak hanya menjadi ajang kontes, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan seni bonsai sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif berbasis tanaman hias.

"Seni bonsai bukanlah sekadar hobi bercocok tanam, melainkan wujud perpaduan antara ketelatenan, estetika, dan kecintaan pada kelestarian alam. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan wadah apresiasi bagi para seniman bonsai sekaligus mengenalkan potensi ekonomi kreatif berbasis tanaman hias di Kabupaten Madiun," paparnya.

Yanuar berharap penyelenggaraan festival dapat membangkitkan kembali antusiasme para penggemar bonsai, khususnya di wilayah Madiun.

"Semoga dengan adanya acara seperti ini penggemar bonsai terutama di wilayah Madiun mulai menggeliat, aktif, dan bangkit lagi."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....