Cara Menyiram Mawar di Musim Kemarau, Hindari Siang Hari agar Tidak Mudah Layu!
- 30 Jun 2026 19:42 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Musim kemarau sering menjadi tantangan bagi para pecinta bunga mawar. Paparan sinar matahari yang tinggi membuat media tanam cepat mengering sehingga tanaman lebih mudah layu, stres, bahkan bunga dan daunnya tampak keriput apabila tidak mendapatkan perawatan yang tepat.
Melansir dari kanal YouTube Kebun Tanduran Malang, penyiraman merupakan salah satu langkah paling penting dalam menjaga kesehatan mawar selama musim kemarau. Namun, penyiraman tidak boleh dilakukan sembarangan karena waktu penyiraman sangat memengaruhi kemampuan tanaman menyerap air.
Bella, pemilik kanal YouTube Kebun Tanduran Malang, menjelaskan bahwa bunga mawar sangat sensitif terhadap cuaca ekstrem, terutama ketika suhu udara sedang tinggi.
"Mawar itu sensitif sekali terkena cuaca ekstrem. Di musim kemarau seperti ini yang suhunya sangat tinggi, mawar itu gampang banget layu. Karena media tanamnya terlalu kering, mawar itu gampang stres. Jadi kita harus bantu dia untuk mengadaptasi," ujarnya.
Ia menegaskan, kesalahan yang masih sering dilakukan adalah menyiram tanaman pada siang hari. Padahal, suhu yang panas membuat air cepat menguap sebelum sempat diserap oleh akar tanaman.
"Menyiram itu penting banget, tapi jangan disiram di siang bolong seperti ini. Penyiramannya itu di jam 09.00 pagi atau sore di jam 16.00 supaya airnya itu enggak menguap sebelum masuk ke akar," jelas Bella.
Menurutnya, penyiraman pada pagi atau sore hari membuat kelembapan media tanam lebih terjaga sehingga akar memiliki waktu yang cukup untuk menyerap air. Cara ini juga membantu tanaman bertahan menghadapi cuaca panas yang berlangsung sepanjang hari. Selain memperhatikan waktu penyiraman, Bella mengingatkan agar kondisi media tanam tetap dijaga.
Tanah sebaiknya berada dalam kondisi lembap, tetapi tidak terlalu basah. Media tanam yang terlalu kering dapat membuat mawar kekurangan air, sedangkan genangan air berisiko menyebabkan akar membusuk. Perawatan yang tepat juga perlu diimbangi dengan langkah lain, seperti mengurangi paparan sinar matahari secara langsung menggunakan paranet atau memindahkan pot ke lokasi yang hanya terkena sinar matahari pagi.
Penggunaan mulsa dari sekam, serbuk kayu, atau daun kering juga dapat membantu mempertahankan kelembapan tanah sehingga kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi. Dengan penyiraman yang dilakukan pada waktu yang tepat dan perawatan yang konsisten, bunga mawar dapat beradaptasi lebih baik selama musim kemarau. Tanaman pun tetap segar, tumbuh sehat, dan mampu menghasilkan bunga yang indah meski menghadapi suhu udara yang tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....