Lima Tips Merawat Mawar di Musim Kemarau agar Tetap Segar dan Rajin Berbunga!

  • 30 Jun 2026 14:23 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Musim kemarau sering menjadi tantangan bagi para pencinta tanaman hias, terutama mawar. Suhu udara yang tinggi dan kondisi media tanam yang cepat mengering membuat tanaman mawar lebih mudah layu, stres, hingga gagal berbunga. Namun, dengan perawatan yang tepat, mawar tetap dapat tumbuh sehat dan menghasilkan bunga yang indah.

Melansir dari kanal YouTube Kebun Tanduran Malang, mawar merupakan tanaman yang cukup sensitif terhadap cuaca ekstrem. Saat musim kemarau, kelembapan media tanam berkurang drastis sehingga tanaman membutuhkan perhatian lebih agar tidak mengalami kekeringan.

Ada lima langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mawar selama musim kemarau.

1. Siram pada waktu yang tepat

Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Hindari menyiram saat matahari sedang terik karena air akan cepat menguap sebelum terserap oleh akar. Waktu penyiraman yang tepat membantu tanaman memperoleh pasokan air secara optimal.

2. Kurangi paparan sinar matahari langsung

Meskipun mawar menyukai sinar matahari, paparan sepanjang hari saat musim kemarau dapat membuat tanaman stres. Gunakan paranet atau pindahkan pot ke lokasi yang tetap mendapat sinar matahari pagi, tetapi terlindung dari panas berlebihan pada siang hari.

3. Gunakan mulsa untuk menjaga kelembapan tanah

Menutup permukaan media tanam dengan mulsa, seperti sekam, serbuk kayu, atau daun kering, dapat membantu mempertahankan kelembapan tanah. Cara ini juga mengurangi penguapan air sehingga akar tetap mendapatkan kondisi yang ideal.

4. Berikan pupuk secukupnya

Pemupukan tetap diperlukan, tetapi jangan berlebihan. Gunakan pupuk organik cair atau kompos sekitar satu kali dalam seminggu. Pemberian pupuk yang terlalu banyak saat cuaca panas justru dapat membuat akar tanaman semakin stres.

5. Pangkas daun dan bunga yang kering

Daun maupun bunga yang sudah mengering sebaiknya segera dipangkas. Langkah ini membantu tanaman menghemat energi sehingga dapat memunculkan tunas dan bunga baru yang lebih sehat.

Selain lima langkah tersebut, pemilik tanaman juga disarankan rutin memeriksa bagian bawah daun. Pada musim kemarau, hama seperti kutu daun cenderung lebih aktif menyerang tanaman. Jika ditemukan serangan hama, penyemprotan insektisida dapat dilakukan sesuai kebutuhan agar pertumbuhan mawar tetap optimal.

Dengan penyiraman yang tepat, pengaturan cahaya matahari, penggunaan mulsa, pemupukan yang bijak, pemangkasan rutin, serta pengendalian hama, tanaman mawar dapat tetap segar, sehat, dan berbunga indah meski menghadapi cuaca panas selama musim kemarau.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....