Hari Buku Nasional, Komunitas Literasi Ajak Anak Muda Rayakan Buku dan Jiwa

  • 17 Mei 2026 16:01 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional, komunitas literasi Madiun Book Party berkolaborasi dengan Magetan Book Party menggelar kegiatan bertajuk 'Mei Membaca: Semua Buku dan Jiwa Dirayakan' pada Minggu 17 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti sekitar 45 peserta dan menghadirkan dua pemateri, yakni penulis Anrico Alamsyah dan bookstagram sekaligus mental health enthusiast Devia Fadillah.

PIC Madiun Book Party, Dede Alien Efansyah, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menggerakkan literasi sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan mental. Menurutnya, buku dan psikologi memiliki hubungan yang erat karena membaca dapat menjadi ruang refleksi bagi seseorang.

“Buku dan psikologi ataupun kejiwaan itu tidak bisa dipisahkan. Ketika membaca buku, ada nilai yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Membaca buku bisa menjadi salah satu bentuk refleksi ataupun refreshing. Istilahnya kalau di teman-teman literasi itu, buku adalah jeda kita dari kehidupan dunia yang sibuk,” ujarnya, Minggu (17/5/2026).

Dede menyebut jumlah peserta yang hadir melebihi ekspektasi panitia. Menurutnya, antusiasme tersebut menunjukkan semangat literasi di kalangan anak muda Madiun Raya mulai tumbuh.

Ia menambahkan perkembangan komunitas literasi di wilayah karesidenan Madiun juga semakin terlihat dengan hadirnya komunitas Book Party di sejumlah daerah, seperti Ponorogo, Ngawi, dan Magetan. Saat ini, anggota komunitas Madiun Book Party tercatat sekitar 457 orang, sementara total anggota di wilayah Madiun Raya mencapai sekitar 858 orang.

Dede berharap setelah kegiatan ini peserta tidak sekadar membaca buku, tetapi juga mampu merefleksikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga berharap para peserta mulai menghasilkan karya tulis, baik puisi, tulisan di media digital, maupun novel.

Sementara itu, penulis sekaligus pemateri kegiatan, Anrico Alamsyah, mengaku antusias dapat berbagi mengenai proses kreatif menulis pada momentum Hari Buku Nasional.

“Ini sebuah perayaan yang memang sudah seharusnya dirayakan. Sesuai judul 'Semua Buku dan Jiwa Dirayakan'. Buku dan jiwa korelasinya sangat kuat,” kata Anrico.

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang bertemu bagi anak-anak muda yang memiliki minat membaca dan menulis di Madiun. Anrico mengaku sempat merasa komunitas pembaca buku di Madiun belum banyak terlihat, namun keresahan itu mulai terjawab setelah melihat antusiasme peserta dalam kegiatan ini.

Anrico juga menilai kegiatan tersebut membuatnya semakin optimistis bahwa minat membaca di kalangan anak muda masih ada dan terus tumbuh melalui komunitas literasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....