Tak Sekadar Seni, Menyeimbangkan Batu Sarana Melatih Fokus
- 30 Nov 2025 04:09 WIB
- Madiun
KBRN, Ngawi: Seni rock balancing atau menyeimbangkan batu bukan hanya soal keindahan visual, tetapi juga sarana melatih fokus, kesabaran, dan ketenangan batin. Kegiatan ini mulai mendapat perhatian di sejumlah daerah, termasuk di Ngawi yang memiliki kekayaan alam bebatuan di sepanjang aliran sungai.
Pegiat rock balancing asal Ngawi, Yosef Danni Kurniawan, menyebut kegiatan ini bukan semata hobi, melainkan bentuk latihan mengolah kesadaran dan ketekunan.
“Bagi saya ini adalah latihan. Batu yang tidak berkutik saja bisa kita seimbangkan, ini langkah awal untuk kita menyeimbangkan hidup. Kesabaran salah satunya, tapi ini murni fisika, kita tinggal sabar mencari titik keseimbangan tertentu dari batu,” ujar Yosef, Minggu (19/10/2025).
Menurutnya, sensasi tersendiri muncul saat menghadapi tantangan menyusun batu dengan komposisi tidak lazim.
“Letak keseruannya justru saat menemukan tantangan menyusun, misalnya yang bawah kecil, yang atas besar. Kalau ditarik filosofis, kita bisa mengunci sesuatu yang besar dengan perilaku kecil,” lanjutnya.
Yosef menilai, kawasan Seloondo, Desa Ngrayudan, Kecamatan Jogorogo, memiliki potensi besar untuk pengembangan aktivitas rock balancing. Selain menjadi sarana ekspresi seni dan pelatihan diri, potensi tersebut juga bisa menjadi daya tarik wisata yang menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Alam di Seloondo ini kaya dengan batuan alam yang indah, kalau dikelola dengan baik bisa jadi destinasi rock balancing yang unik,” tambahnya.
Dengan keindahan alam yang masih asri dan potensi seni yang menenangkan jiwa, Seloondo berpeluang menjadi ruang baru bagi wisata berbasis harmoni antara manusia dan alam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....