El Putra Sarira Debut lewat “Memoria”

  • 01 Okt 2026 10:20 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - El Putra Sarira resmi memperkenalkan single perdananya, “Memoria”. Lagu ini mengangkat tema tentang kenangan dan orang-orang yang pernah memiliki tempat penting dalam kehidupan.

Meski berangkat dari kisah percintaan, “Memoria” memiliki makna yang lebih luas, tentang hubungan, pertemanan, dan fase kehidupan yang bisa berakhir tanpa harus menghapus kenangan yang pernah tercipta.

Lagu ini menjadi langkah awal El dalam perjalanan musiknya. “Memoria” lahir dari workshop bersama Petra Sihombing, Mohammed Kamga, dan Iqbal Siregar.

Menariknya, ide awal lagu tersebut berkembang hanya dalam waktu sekitar satu hingga dua jam.

Namun, proses penyempurnaan tetap berlangsung. Bagian refrain bahkan sempat dibuat dalam tiga hingga empat versi sebelum akhirnya menemukan bentuk yang dianggap paling tepat.

Cerita itu kemudian berlanjut dalam musik video “Memoria” yang menghadirkan karakter Rama dan Yara. Konsep awalnya dibuat El dan dikembangkan bersama sutradara Dian Tamara.

“Memoria” diproduksi Petra Sihombing, dengan komposisi karya Iqbal Siregar, Petra Sihombing, Mohammed Kamga, dan El Shadday Putra Sarira. Single ini menjadi pembuka perjalanan El untuk memperkenalkan musik sekaligus dunia cerita yang ia bangun kepada pendengar.

LIRIK MEMORIA

Di semua kalkulasi

Cerita kita kan habis dalam hitungan hari

Tapi ku bermain api

Yang terjadi biarlah terjadi

Serahkan pada waktu yang ‘kan berganti

Biar kini kutemani

Sampai nanti kau temukan

Akan datangnya seseorang

Yang ‘kan jadi cintamu

Jangan sedih bila berakhir

Tapi senang ini pernah terjadi

Jadi memoria

Janji

Ada apa dengan langit

Seakan-akan lupa ada aku di sampingmu

Percuma kita menerka

Masa depan biarlah di nanti

Yang pasti aku milikmu hari ini

Biar kini kutemani

Sampai nanti kau temukan

Akan datangnya seseorang

Yang ‘kan jadi cintamu

Jangan sedih bila berakhir

Tapi senang ini pernah terjadi

Jadi memoria

Janji

Hujan deras malam ini

Waktu yang tepat untuk sembunyi

‘Kan basahnya kedua mata ini

Yang tau nantinya

Akan datang harinya

Saat langit kau lihat ingat aku

Biar kini kutemani

Sampai nanti kau temukan

Akan datangnya seseorang

Yang ‘kan jadi cintamu

Jangan sedih bila berakhir

Tapi senang ini pernah terjadi

Jadi memori, ya

Jadi memoria

Janji

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....