Ed Sheeran Buka Suara soal Macklemore yang Dikeluarkan dari Tur Konsernya

  • 18 Sep 2026 03:33 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Ed Sheeran menegaskan bahwa dirinya memiliki pandangan pribadi terkait konflik Israel-Palestina, meski memilih tidak menyampaikannya melalui panggung profesional.

"Saya punya pandangan pribadi tentang konflik yang menghancurkan ini. Hanya karena saya memilih untuk tidak berbicara di depan umum, bukan berarti saya tidak memilikinya, dan bukan berarti saya tidak peduli," ujar Ed Sheeran dalam pernyataan yang diunggah melalui Instagram pada (15/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Sheeran setelah rapper Macklemore dikeluarkan dari daftar penampil pendukung dalam rangkaian konser "Loop Tour" di Amerika Serikat. Macklemore sebelumnya menyuarakan dukungannya terhadap Palestina ketika tampil dalam konser Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 dan 5 September 2026.

Sheeran mengatakan dirinya memilih untuk tidak menggunakan panggung konser sebagai sarana menyampaikan agenda politik. Ia menilai pertunjukannya dihadiri masyarakat dengan latar belakang beragam, termasuk penonton yang masih berusia anak-anak.

"Penonton saya meliputi kaum muda, seringkali anak-anak, dari berbagai latar belakang. Mereka yang datang ke pertunjukan saya tidak mengharapkan forum politik," tulis Sheeran.

Menurut Sheeran, Macklemore sebelumnya memang meminta untuk bergabung dalam rangkaian turnya pada tahun lalu. Permintaan tersebut kemudian disetujui dan Macklemore diberikan kebebasan untuk menentukan lagu maupun materi yang ingin dibawakannya, seperti halnya artis pendukung lainnya.

Situasi berubah setelah Macklemore tampil di New Jersey dan menyampaikan dukungannya kepada Palestina. Sheeran mengungkapkan bahwa pengelola sejumlah lokasi konser yang masuk dalam jadwal berikutnya kemudian menyatakan tidak bersedia menggelar pertunjukan apabila Macklemore masih tercantum sebagai artis pendukung.

Sebelumnya, Macklemore juga mengungkapkan melalui Instagram bahwa Kraft Group, selaku pemilik stadion yang menjadi salah satu lokasi konser, tidak mengizinkan dirinya tampil di venue tersebut.

Messina Touring Group, promotor tur Sheeran di Amerika Serikat, mengatakan kepada Rolling Stone bahwa mereka menerima pemberitahuan dari pihak pengelola venue mengenai keberatan tersebut.

Macklemore sendiri telah beberapa tahun secara terbuka menyampaikan dukungan terhadap Palestina. Ia menyebut pesan tersebut juga pernah disuarakannya dalam berbagai pertunjukan di sejumlah negara selama sekitar tiga tahun terakhir.

Setelah Macklemore dicoret dari daftar penampil, sejumlah artis pendukung lainnya juga memilih tidak melanjutkan keterlibatan dalam konser mendatang. Finneas dan grup Beoga termasuk di antara mereka yang kemudian menyatakan dukungan terhadap Palestina.

Sheeran mengatakan dirinya sempat melakukan pembicaraan dengan berbagai pihak untuk mencari solusi. Diskusi tersebut melibatkan pengelola venue, termasuk Robert Kraft, promotor, serta sejumlah aktivis dari kedua pihak yang berkaitan dengan konflik tersebut.

Namun, keputusan dari pihak promotor dan pengelola tempat konser akhirnya tetap berlaku. Sheeran mengatakan dirinya mempertimbangkan para penggemar yang telah memiliki rencana untuk menghadiri konser, sekaligus kru, musisi, dan artis pendukung lain yang bergantung pada keberlangsungan tur tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan mengeluarkan Macklemore bukan berasal darinya. Menurut Sheeran, kontrak Macklemore berada di bawah kesepakatan dengan promotor, bukan dengan dirinya.

"Saya menghormati pilihan Macklemore untuk menyuarakan keyakinannya," kata Sheeran.

Di sisi lain, Sheeran menjelaskan bahwa dirinya memilih menggunakan popularitas dan platform profesionalnya dengan cara berbeda.

Menurutnya, panggung konser ingin dipertahankan sebagai ruang yang aman dan dapat dinikmati penonton dari berbagai latar belakang. Ia juga menyebut pendekatan tersebut sebagai upaya menjaga komunikasi tetap terbuka.

"Bukan juga berarti saya tidak mendukung tujuan-tujuan dengan cara saya sendiri, secara pribadi," ujar Sheeran.

Dengan penjelasan tersebut, Sheeran membedakan antara sikap pribadinya terhadap persoalan kemanusiaan dan keputusan untuk tidak membawa isu politik ke dalam pertunjukan yang ia gelar. (DMR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....