Macklemore Dicoret dari Tur Ed Sheeran usai Soroti Konflik Palestina
- 15 Sep 2026 19:33 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Rapper asal Amerika Serikat, Macklemore, mengaku tidak lagi menjadi bagian dari rangkaian konser The Loop Tour milik Ed Sheeran di Amerika Serikat. Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan sikap Macklemore yang secara terbuka menyuarakan dukungan terhadap Palestina.
Macklemore sebelumnya masuk dalam daftar penampil pembuka untuk delapan dari 10 konser Ed Sheeran yang masih tersisa. Tur tersebut dijadwalkan kembali berlangsung pada 19 September 2026 di Philadelphia.
Sejumlah stadion besar yang sebelumnya masuk dalam jadwal penampilannya antara lain Gillette Stadium di Foxborough, Massachusetts, Mercedes-Benz Stadium di Atlanta, Georgia, serta Lucas Oil Stadium di Indianapolis.
Melalui unggahan di media sosial pada Senin (14/9/2026), Macklemore menyampaikan bahwa dirinya telah dicoret dari tur tersebut. Ia menyebut keputusan itu terjadi setelah adanya tekanan dari sejumlah pengelola stadion kepada Ed Sheeran.
"Saya akan berbicara dari lubuk hati dan menyampaikan kebenaran," tulis Macklemore dalam unggahannya.
Ia kemudian mengonfirmasi bahwa dirinya tidak lagi menjadi bagian dari tur The Loop. Menurut Macklemore, Ed Sheeran sempat memberitahunya bahwa Robert Kraft, pemilik Kraft Group yang menaungi Gillette Stadium, menghubungi penyanyi asal Inggris tersebut.
Macklemore menyebut Kraft tidak mengizinkannya tampil di stadion tersebut. Ia juga mengatakan bahwa sejumlah pemilik stadion lain disebut ikut menyampaikan keberatan serupa.
Kondisi itu, menurut Macklemore, membuat Ed Sheeran berada dalam posisi sulit karena keberlangsungan tur dapat terancam apabila ia tetap menjadi bagian dari daftar penampil.

Macklemore kemudian kembali menegaskan sikapnya mengenai konflik Palestina. Ia mengatakan bahwa dirinya maupun Ed Sheeran bukanlah pihak yang seharusnya menjadi fokus utama dalam polemik tersebut.
"Para korbannya adalah rakyat Palestina," ujar Macklemore, sembari menyoroti warga sipil yang menurutnya telah kehilangan nyawa, mengalami kelaparan, terusir dari rumah, dan menghadapi kekerasan di Gaza.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya memahami risiko yang muncul ketika seorang figur publik mengambil sikap politik secara terbuka. Menurutnya, keberpihakan dapat berdampak terhadap pekerjaan, kontrak, sponsor, maupun hubungan profesional.
Di sisi lain, promotor konser, Messina Touring Group, memberikan penjelasan mengenai keputusan tersebut. Dalam pernyataannya pada Senin (14/9/2026), promotor mengatakan bahwa pengelola sejumlah lokasi konser tidak bersedia menggelar pertunjukan apabila Macklemore tetap tercantum sebagai salah satu penampil.
Promotor menyebut situasi tersebut berpotensi mengganggu keseluruhan tur dan berdampak terhadap ratusan ribu penggemar. Setelah melakukan pembicaraan dengan pihak-pihak terkait, keputusan akhirnya diambil agar Macklemore tidak tampil dalam sisa jadwal konser.
Kontroversi yang melibatkan Macklemore bermula dari penampilannya dalam The Loop Tour pada Jumat (4/9/2026). Saat berada di atas panggung, ia menyampaikan pesan mengenai kondisi masyarakat di Gaza dan Tepi Barat serta menyerukan kesetaraan kebebasan bagi seluruh manusia.
Pernyataan tersebut kemudian mendapatkan respons dari Israeli American Council (IAC). Organisasi itu meluncurkan petisi yang meminta Macklemore dikeluarkan dari sisa rangkaian tur Ed Sheeran.
IAC berpendapat bahwa konser musik seharusnya tidak digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan agenda politik secara sepihak. Polemik tersebut kemudian berkembang hingga akhirnya Macklemore tidak lagi dijadwalkan tampil dalam sisa pertunjukan The Loop Tour di Amerika Serikat. (DMR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....