Jinan Lakeisha Angkat Kisah Cinta Tragis lewat Single "Merana di Atas Cahaya"

  • 29 Agt 2026 14:42 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Bagaimana rasanya mencintai seseorang yang sejak awal ditakdirkan untuk kehilanganmu? Pertanyaan itu menjadi titik berangkat "Merana di Atas Cahaya", single terbaru penyanyi dan penulis lagu Jinan Lakeisha yang akan dirilis melalui label rekaman demajors. Terinspirasi dari kisah cinta tragis Gusti Pembayun dan Ki Ageng Mangir dalam sejarah kerajaan Mataram.

lagu ini menghadirkan sudut pandang yang jarang diangkat: pergulatan batin seorang perempuan yang harus memilih antara cinta, kesetiaan, dan takdir. Single ini sekaligus menjadi pembuka menuju EP perdana Jinan yang akan hadir dalam waktu dekat.

Lahir di Makassar dari ayah berdarah Bugis dan ibu berdarah Jawa, Jinan telah akrab dengan musik sejak usia dini. Berbekal pendidikan piano klasik, ia mulai menulis komposisi dan liriknya sendiri sejak berusia enam tahun. Karakter musikal tersebut kini ia tuangkan dalam karya yang memadukan musik klasik dengan penulisan lagu yang puitis.

Seluruh komposisi dan lirik lagu ini ditulis sendiri oleh Jinan, sementara proses produksi dipercayakan kepada Danny Ardiono, yang juga menangani proses mixing dan mastering. Nuansa emosional lagu semakin kuat lewat permainan cello dari Dimawan Krisnowo Adjie asal Yogyakarta.

"Saya menulis lagu ini karena saya benar-benar tertarik dengan kisah Ki Ageng Mangir dan Gusti Pembayun. Yang paling membuat saya tersentuh adalah sudut pandang Pembayun. Apakah bisa dibayangkan, bagaimana rasanya jatuh cinta dengan seseorang, tapi setiap hari harus terus menyimpan kebohongan yang akhirnya bakal menghancurkan orang yang kita sayang? Saya harap lewat lagu ini, lebih banyak orang bisa mengenal kisah cinta dari sejarah Indonesia yang tak kalah indah namun tragis, juga menyentuh dibanding cerita-cerita yang selama ini lebih sering kita dengar," ujar Jinan.

Dengan balutan piano yang intim dan sentuhan cello yang sinematik, "Merana di Atas Cahaya" menjadi bentuk apresiasi Jinan terhadap berkarya secara bebas. Melalui karya ini, ia mengajak pendengar menyelami kembali kisah cinta tragis yang terukir dalam sejarah kerajaan Mataram.

Single "Merana di Atas Cahaya" akan tersedia di seluruh platform streaming digital mulai 28 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....