Dari Anggis ke Mahalini, Perjalanan “Percuma” Jadi Sorotan
- 28 Agt 2026 20:43 WIB
- Madiun
Poin Utama
- Lagu “Percuma” yang kini ia nyanyikan dalam versi Mahalini
- Anggis Devaki dan Betrand Peto merilis lagu Percuma pada Juni 2025
- Mahalini Menciptakan Percuma bersama Kamga
- Rilisnya Lagu Percuma versi Mahalini menjadi perbincangan di Media Sosial
RRI.CO.ID, Madiun - Mahalini kembali menjadi perbincangan. Kali ini bukan semata karena lagu barunya, melainkan perjalanan Lagu “Percuma” yang kini ia nyanyikan dalam versinya sendiri. Mahalini resmi merilis single tersebut pada 28 Agustus 2026, setelah lagu itu lebih dulu dikenal lewat suara Anggis Devaki dan Betrand Peto pada Juni 2025.
Yang membuat perjalanan lagu ini menarik, Mahalini bukan sekadar penyanyi yang membawakan ulang “Percuma”. Ia merupakan salah satu pencipta lagu tersebut bersama Kamga, sementara musiknya mendapat sentuhan dari Martinus Tintin. Sebelum resmi merilis versinya, Mahalini juga beberapa kali membawakan “Percuma” di atas panggung hingga lagu itu kembali ramai dibicarakan.
Sebelumnya, rencana perilisan versi Mahalini juga memunculkan perdebatan di media sosial. Sejumlah netizen menilai jarak antara versi yang lebih dulu dibawakan Anggis dan versi Mahalini masih cukup dekat. Bagi sebagian pendengar, “Percuma” sudah telanjur memiliki identitas dan kenangan tersendiri melalui suara Anggis Devaki.
Di sisi lain, Mahalini sebagai salah satu pencipta tentu memiliki kedekatan dengan karya yang ikut ia lahirkan. Perbincangan di dunia mayapun berkembang bukan sekadar soal siapa yang berhak menyanyikan lagu tersebut, tetapi tentang bagaimana sebuah lagu yang sudah melekat pada satu penyanyi kembali diperkenalkan lewat suara yang berbeda.
Meskipun begitu, tetap banyak pula yang mengakui bahwa Karakter vokal Mahalini semakin memperkuat emosi dalam lagu ini. Perasaan yang dibangun secara perlahan kemudian mencapai puncaknya di bagian refrain, terutama melalui pengulangan kalimat “Percuma, percuma, aku tak pernah kau dengar” yang menjadi salah satu bagian paling kuat dalam lagu.
Tak hanya tentang kehilangan, lagu “Percuma” juga menggambarkan proses menerima kenyataan bahwa cinta yang pernah diperjuangkan tidak selalu bisa kembali seperti semula. Lagu ini menjadi representasi bagi mereka yang pernah bertahan terlalu lama dalam sebuah hubungan, hingga akhirnya menyadari bahwa melepaskan mungkin merupakan pilihan yang paling tepat.
Melalui “Percuma”, Mahalini kembali menghadirkan lagu yang mengutamakan kekuatan cerita dan emosi. Ia berharap lagu ini dapat menjadi teman bagi siapa pun yang sedang berada dalam fase kehilangan, berjuang mempertahankan hubungan, atau belajar menerima bahwa tidak semua hal yang pernah indah harus dipertahankan selamanya.
Kini, “Percuma” memiliki dua perjalanan. Pernah hidup melalui kolaborasi Anggis Devaki dan Betrand Peto, lalu kembali hadir lewat suara sang pencipta Mahalini. Satu lagu bisa dinyanyikan oleh siapa saja, tetapi setiap suara selalu membawa cerita yang berbeda. Dan untuk lagu “Percuma”, perbedaan itulah yang justru membuat perjalanannya semakin menarik.
Dengarkan lagu "Percuma" versi Mahalini, di digital platform kesayanganmu dan nikmati juga keindahan visual dari lagu ini di Youtube Channel HITS Records
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....