Minat terhadap Mobil Listrik Meningkat, Penjualan Naik Signifikan

  • 18 Agt 2026 19:27 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Pasar mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Penjualan kendaraan listrik berbasis baterai atau Battery Electric Vehicle (BEV) sepanjang Januari hingga Juli 2026 mencapai 69.739 unit, meningkat sekitar 80,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tren positif tersebut semakin terlihat pada Juli 2026. Data penjualan menunjukkan distribusi mobil listrik mencapai 13.972 unit, naik dibandingkan Juni yang berada di angka 12.653 unit. Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, pertumbuhan pasar mobil listrik bahkan dilaporkan mencapai sekitar 88 persen.

Pertumbuhan ini menunjukkan kendaraan listrik semakin mendapat tempat di pasar otomotif nasional. Selain pilihan model yang semakin beragam, perkembangan teknologi dan persaingan antarmerek turut mendorong produsen menawarkan kendaraan listrik dengan harga serta fitur yang semakin kompetitif.

Salah satu pemain yang mencatatkan kinerja kuat adalah BYD. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), BYD mencatat distribusi 21.432 unit sepanjang Januari-Juli 2026 dan menguasai sekitar 30,73 persen pangsa pasar mobil listrik nasional.

Tidak hanya BEV, secara keseluruhan kendaraan elektrifikasi atau xEV juga menunjukkan perkembangan pesat. Pada semester pertama 2026, distribusi kendaraan elektrifikasi yang mencakup BEV, hybrid, dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) mencapai 117.108 unit atau sekitar 26,8 persen dari total pasar kendaraan nasional.

Pertumbuhan pasar tersebut menjadi indikasi bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi semakin meningkat. Harga yang semakin kompetitif, pilihan kendaraan yang bertambah, serta pengembangan ekosistem kendaraan listrik menjadi sejumlah faktor yang berpotensi mempercepat proses elektrifikasi transportasi di Indonesia.

Meski demikian, tantangan masih tetap ada, terutama terkait pengembangan infrastruktur pengisian daya, ketersediaan kendaraan dengan harga terjangkau, serta peningkatan produksi dan komponen lokal.

Dengan pertumbuhan penjualan yang terus mencatatkan angka tinggi, mobil listrik diperkirakan akan semakin berperan dalam peta industri otomotif Indonesia sekaligus mendorong perubahan pola konsumsi kendaraan masyarakat menuju transportasi yang lebih rendah emisi. (DMR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....