Unik, Pengantin Pria Beri Domba Merino sebagai Seserahan

  • 09 Agt 2026 16:42 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo — Pernikahan Wilujeng Sindutami (34), warga Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, dengan Malindo Agus Sutrisno (28), warga Magetan, berlangsung unik. Sang pengantin pria memberikan dua ekor domba merino sebagai seserahan untuk istrinya.

Pemberian domba tersebut ternyata bukan tanpa alasan. Malindo mengaku awalnya kerap menerima kiriman video domba merino dari calon istrinya melalui TikTok dan Instagram. Dari kebiasaan tersebut, ia menduga sang calon istri menginginkan domba merino.

“Saya mikirnya, ini istri saya minta. Saya kemarin nikah, saya punya ide untuk ngasih seserahannya domba merino,” kata Malindo, Minggu (9/8/2026).

Malindo pun mengaku tak menemukan peternak yang menjual jenis domba tersebut di wilayah Ponorogo dan sekitarnya. Ia lantas mencari informasi melalui media sosial hingga menemukan peternak di kawasan Dieng, Wonosobo.

Ia kemudian membeli domba merino tersebut dengan harga sekitar Rp5 juta. Seserahan berupa domba itu pun menarik perhatian keluarga dan warga sekitar.

“Di tetangga kanan kiri pada tanya, kenapa ini kok bawa domba. Mereka belum tahu, dikira mau disembelih, padahal untuk seserahan,” ujarnya.

Malindo mengaku tidak menyangka pemberian tersebut justru menjadi perhatian di media sosial. Menurutnya, domba merino itu awalnya hanya disiapkan sebagai kejutan untuk sang istri.

“Nggak nyangka, niatnya kan buat surprise istri, ternyata kok malah jadi viral, ramai gitu,” kata Malindo.

Sementara itu sang istri, Wilujeng mengaku telah lama menginginkan domba merino. Sebelum mengenal Malindo, ia bahkan sudah memiliki keinginan untuk membeli sendiri domba tersebut.

Wilujeng tidak mengetahui bahwa domba yang diberikan saat resepsi pernikahan merupakan domba merino yang selama ini ia inginkan.

“Senang banget, karena itu domba yang saya idam-idamkan dari sebelum kenal dia. Pengen beli sendiri, tapi nanti saja lah. Ternyata kemarin pas resepsi dikasih, ya saya senang, happy,” tuturnya.

Ke depan, Wilujeng berencana merawat domba tersebut dan mengembangbiakkannya. Ia bahkan berharap domba merino tersebut dapat menjadi awal untuk mengembangkan peternakan di wilayah Ponorogo.

“Mau tak rawat, tak kembangbiakan. Siapa tahu nanti bisa jadi peternak kambing merino sukses di Ponorogo,” katanya.

Menurut Wilujeng, domba merino memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan domba yang biasa ditemuinya. Selain tampilannya yang dianggap lucu, ia menilai domba tersebut tidak berbau dan tidak berisik.

“Kalau kambing biasa kan bau prengus, kalau ini meskipun tak uleng-uleng kayaknya nggak bau kambing sama sekali, nggak berisik. Lucu juga kayak boneka,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....