Clever Moose Rilis Single nuansa Arabian Groove Disco Bertajuk "Dhabab Dhini"
- 02 Agt 2026 07:20 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Setelah menempuh perjalanan panjang melintasi berbagai kota di Asia bersama album debut Mediterranean Fuzz, Clever Moose kembali dengan sebuah langkah baru yang terasa berbeda,namun sesungguhnya masih berakar dari pencarian musikal yang sama, menjelajahi persimpangan budaya melalui bunyi.
Pada 28 Juli 2026, proyek solo Faiz Marie ini akan merilis single terbaru melalui kerja sama dengan label rekaman demajors, berjudul "Dhabab Dhini", sebuah karya yang menandai dimulainya era baru Clever Moose menuju wilayah musikal yang mereka sebut sebagai arabic genre bending.
Dentuman groove disco, lapisan instrumen bernuansa Arab, serta karakter psychedelic yang menjadi identitas Clever Moose berpadu menjadi pondasi suara baru yang akan menjadi benang merah perjalanan mereka menuju album kedua yang direncanakan rilis pada tahun 2027.
Di balik energi musiknya yang mengajak tubuh bergerak, "Dhabab Dhini" menyimpan gagasan yang sangat personal. Dalam bahasa Arab, Dhabab Dhini dapat diartikan sebagai "brain fog", sebuah kondisi ketika pikiran dipenuhi kabut yang membuat seseorang kehilangan kejernihan dalam melihat dirinya sendiri.
Tema tersebut diterjemahkan Faiz Marie sebagai kontradiksi yang sering hadir dalam kehidupan manusia “Jarak antara apa yang kita yakini dan apa yang kita lakukan. Kita mengetahui apa yang benar, namun tidak selalu melakukannya. Kita memiliki prinsip, namun kerap berjalan ke arah yang berbeda,” ungkap Faiz Marie.
Konsep ini juga hadir secara visual melalui video musik "Dhabab Dhini". Dalam salah satu adegannya, terlihat seorang pria mengenakan gamis berjalan di kawasan Kuta, Bali, sambil menari dan bergoyang mengikuti irama. Sebuah gambaran yang sengaja dibuat kontras untuk merepresentasikan benturan antara identitas, ekspektasi, dan dorongan-dorongan personal yang hidup dalam diri manusia.
Melalui "Dhabab Dhini", Clever Moose tidak hanya memperkenalkan arah musikal baru, tetapi juga mengajak pendengar untuk menari di tengah ketidakpastian, merayakan kontradiksi, dan menerima bahwa menjadi manusia sering kali berarti hidup di antara keyakinan dan kenyataan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....