Makan dengan Sarung Tangan Plastik, Apa Benar Lebih Sehat?
- 13 Jun 2026 07:01 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Banyak orang menganggap makan atau menyentuh makanan dengan sarung tangan plastik lebih higienis. Padahal, anggapan tersebut tidak selalu benar.
Sarung tangan plastik memang dapat menjadi penghalang antara tangan dan makanan, tetapi bukan berarti bebas dari kuman. Jika sarung tangan digunakan untuk menyentuh berbagai benda seperti ponsel, uang, atau meja, bakteri dan virus tetap bisa menempel lalu berpindah ke makanan.

Banyak orang mengira memakai sarung tangan otomatis membuat tangan lebih steril. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penggunaan sarung tangan tidak menggantikan kebiasaan mencuci tangan.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menjelaskan bahwa bahan yang bersentuhan dengan makanan (food contact substances) harus dinyatakan aman sesuai tujuan penggunaannya.
Maka dari itu, sarung tangan yang memang diproduksi untuk makanan atau food-contact safe umumnya aman digunakan. Sarung tangan untuk keperluan lain, seperti kebersihan rumah tangga atau medis, belum tentu dirancang untuk kontak langsung dengan makanan.
Karena itu, memilih sarung tangan tidak bisa asal plastik saja, peruntukannya harus jelas.
Faktanya, tangan yang dicuci dengan sabun dan air mengalir secara benar sering kali lebih aman dibandingkan memakai sarung tangan yang digunakan terlalu lama atau tidak diganti secara berkala. Karena itu, penggunaan sarung tangan bukan pengganti kebiasaan mencuci tangan.
Selain itu, penggunaan sarung tangan plastik sekali pakai secara berlebihan juga dapat menambah limbah plastik yang mencemari lingkungan.
Kunci utama menjaga makanan tetap aman bukanlah sarung tangan plastik, melainkan kebersihan tangan dan penerapan higiene yang baik. Sarung tangan dapat membantu dalam kondisi tertentu, tetapi tidak otomatis membuat makanan menjadi lebih sehat atau bebas kuman. (DMR).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....