Legenda Jazz dan Saksofonis, Sonny Rollins Meninggal Dunia

  • 31 Mei 2026 08:49 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Dunia musik jazz kembali berduka setelah Pemain saksofon legendaris, Sonny Rollins, yang dijuluki sebagai “Saxophone Colossus" meninggal dunia pada usia 95 tahun. Berdasarkan laporan yang dikutip dari The Guardian, kabar duka tersebut diumumkan secara resmi melalui situs resmi pribadinya pada hari Senin, 25 Mei 2026.

"Kesedihan mendalam dan cinta yang tulus." ungkap Pihak humasnya, Terri Hinte, juga telah mengonfirmasi kebenaran berita duka ini kepada publik. Sonny Rolling meninggal dunia di rumah kediamannya yang berlokasi di Woodstock, New York.

Namun, mengenai penyebab pasti kematian musisi yang dikenal sebagai komposer tangguh sekaligus inovator musik jazz tersebut tidak disebutkan. Musisi yang bernama lengkap Theodore Walter Rollins meninggal pada 25 Mei ini diakui sebagai salah satu pionir jazz paling berpengaruh pada masanya.

Diberkati dengan suara instrumen yang gagah, selera humor instrumental yang tajam, serta kecerdasan melodi dan harmoni yang luar biasa, Rollins diakui sebagai salah satu pionir jazz paling berpengaruh di zamannya. Bahkan mengutip dari Variety yang mencatat bahwa ia memiliki pengaruh yang setara dengan sahabat sekaligus rival kreatifnya, John Coltrane.

Salah satu momen paling bersejarah dalam kariernya adalah ketika ia beradu kemampuan tiup saksofon yang tak terlupakan bersama Coltrane dalam lagu ikonik "Tenor Madness" pada tahun 1956 silam.Semasa hidupnya, pemilik nama asli Theodore Walter Rollins ini melahirkan banyak karya master yang kini menjadi standar wajib dalam repertoar jazz dunia, seperti “Airegin,” “Doxy,” “Oleo,” dan “St. Thomas.”

Sejak akhir tahun 1940-an, Rollins telah merilis lebih dari 60 album. Ia juga aktif berkolaborasi dengan deretan maestro jazz dunia selain John Coltrane, ada juga lainnya seperti Miles Davis, Thelonious Monk.

Kepergian Rollins tentu menandai hilangnya salah satu bintang terakhir yang masih hidup dari generasi emas bebop, atau era yang berhasil membawa musik jazz keluar dari batasan musik dansa atau balada biasa menuju wilayah baru yang sangat ekspresif.

Rollins ahir di Harlem, New York, dan tumbuh besar dan Coleman Hawkins seorang Pemain Saksofon Jazz yang menjadi musisi favorit dan berpengaruh pada karir bermusiknya. Pada usia 18 tahun atau tepatnya tahun 1949 karir Musisi yang pernah meraih penghargaan Grammy atas prestasi seumur hidup ini dimulai. Namun tahun 2014, setelah melakukan banyak tur maupun pertunjukan sepanjang hidupnya, Rollins menyatakan pensiun. Saat itu iya juga mengumumkan bahwa didiagnosis menderita penyakit paru-paru fibrosis paru.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....