Air Rendaman Kurma Jadi Alkohol? Ini Trik Racik Nabeez Tetap Halal
- 05 Mar 2026 09:06 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Minuman Nabeez atau air rendaman kurma semakin populer, terutama saat bulan Ramadan. Rasanya manis alami, menyegarkan, dan dipercaya memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun, tak sedikit yang bertanya: benarkah air rendaman kurma bisa berubah menjadi alkohol?
Pertanyaan ini penting, terutama bagi umat Islam yang ingin memastikan minuman yang dikonsumsi tetap halal.
Air nabeez ini pun diriwayatkan Imam Muslim. Aisyah memanggil pelayan perempuan dari Habaysah ketika ditanya soal air nabeez. Pelayan itu pernah membuat air nabeez untuk Rasulullah SAW.
"Aku pernah membuat nabeez untuk beliau dalam sebuah kantung kulit pada malam hari. Kemudian aku mengikatnya dan menggantungnya. Lalu di pagi hari Rasulullah Saw meminumnya." Dari Aisyah ia berkata, "Kami biasa membuat perasan untuk Rasulullah Saw di dalam air minum yang bertali di atasnya. Kami membuat rendaman di pagi hari dan meminumnya sore hari, atau membuat rendaman di sore hari lalu meminumnya di pagi hari." (H.R. Muslim).
Apa Itu Nabeez?
Nabeez adalah minuman yang dibuat dengan merendam kurma (atau kismis) dalam air selama beberapa waktu. Minuman ini dikenal sejak zaman Nabi Muhammad dan diriwayatkan pernah dikonsumsi beliau, dengan catatan tidak dibiarkan terlalu lama hingga mengalami fermentasi.
Dalam beberapa hadis disebutkan bahwa rendaman tersebut diminum sebelum berubah rasa atau beraroma asam yang menandakan proses fermentasi.
Kenapa Bisa Berubah Jadi Alkohol?
Secara ilmiah, kurma mengandung gula alami. Ketika direndam dalam air dan dibiarkan terlalu lama, gula tersebut dapat mengalami fermentasi alami akibat aktivitas ragi (yeast) yang ada di udara atau pada permukaan buah.
Proses fermentasi ini menghasilkan:
- Gas (gelembung)
- Rasa asam
- Aroma menyengat
- Kandungan alkohol dalam kadar tertentu
Semakin lama didiamkan, semakin besar potensi terbentuknya alkohol. Terutama jika disimpan pada suhu ruang yang hangat—seperti di Indonesia.
Batas Aman Agar Nabeez Tetap Halal
Agar tetap aman dan halal, berikut beberapa trik meracik nabeez:
1. Rendam Maksimal 12–24 Jam
Idealnya, nabeez dikonsumsi dalam waktu:
- 8–12 jam pada suhu ruang
- Maksimal 24 jam jika disimpan di kulkas
Lebih dari itu, risiko fermentasi meningkat.
2. Simpan di Kulkas
Suhu dingin memperlambat proses fermentasi. Jika ingin merendam semalaman, sebaiknya simpan dalam lemari pendingin.
3. Gunakan Wadah Bersih dan Tertutup
Pastikan wadah steril dan tertutup rapat untuk meminimalkan kontaminasi ragi liar dari udara.
4. Perhatikan Tanda-Tanda Fermentasi
Jangan dikonsumsi jika:
- Tercium bau asam atau seperti tape
- Muncul gelembung berlebihan
- Rasa berubah menjadi asam atau pahit
Jika sudah muncul tanda-tanda tersebut, sebaiknya tidak diminum.
Manfaat Nabeez Jika Dikonsumsi dengan Benar
Jika dibuat dengan cara yang tepat, nabeez memiliki beberapa manfaat:
- Sumber energi alami dari gula kurma
- Membantu hidrasi tubuh
- Mengandung mineral seperti kalium dan magnesium
- Baik untuk pencernaan
Karena tanpa tambahan gula dan bahan kimia, nabeez bisa menjadi alternatif minuman sehat saat berbuka puasa.
Air rendaman kurma memang berpotensi berubah menjadi alkohol jika dibiarkan terlalu lama karena proses fermentasi alami. Namun, dengan cara pembuatan yang benar—tidak lebih dari 24 jam dan disimpan dengan baik—nabeez tetap aman dan halal untuk dikonsumsi. Kuncinya sederhana: minum selagi segar, jangan tunggu sampai berubah rasa. (DMR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....