Marcell Siahaan Rilis “Menuju Cahaya”, Angkat Perjalanan Batin dan Kejujuran Diri
- 28 Feb 2026 09:45 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun: Penyanyi dan musisi Marcell Siahaan kembali merilis karya religi terbarunya berjudul Menuju Cahaya pada 26 Februari 2026. Lagu ini menjadi single religi kedua setelah sebelumnya merilis “Tawakal” pada 2024.
Seperti karya sebelumnya, “Menuju Cahaya” ditulis, dikomposisi, sekaligus diproduseri sendiri oleh Marcell. Lagu ini dirilis melalui label miliknya, Ruang Menyusui Records. Dalam proses pengerjaannya, Marcell menggandeng sejumlah musisi berpengalaman. Gatot Alindo mengisi gitar akustik dan elektrik, Ivan Alidiyan pada keyboard dan synthesizer, serta Stefanus Adi Wibowo sebagai pengarah vokal. Proses mixing dan mastering ditangani oleh Lawrence “Random” Widarto. Vokal lagu direkam oleh Yusuf Effendi Hadiyanto di Studio Ruang Menyusui.
Menariknya, istri Marcell, Rima Melati Adams, juga turut berkontribusi dengan membacakan penggalan lirik puitis berbahasa Inggris dalam lagu tersebut. Menurut Marcell, sang istri memiliki pelafalan bahasa Inggris yang paling fasih dan tepat untuk bagian itu.
Ada yang berbeda dari lagu religi "Menuju Cahaya" yang ditulis oleh Marcell kali ini, yaitu balutan aransemen yang sangat kental bernuansa elektronik.
"Saya sengaja melahirkan lagu ini dengan aransemen yang sedikit berbeda, tentunya tanpa kehilangan ruh-nya, harapannya agar lagu ini bisa menjaring lebih banyak pendengar dari berbagai segmen yang lebih luas dan beragam"Katanya.
Secara makna, “Menuju Cahaya” berbicara tentang perjalanan batin manusia. Lagu ini mengajak pendengar untuk berhenti merasa sebagai pusat segalanya, lalu mulai melangkah menuju sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri. Pesan utamanya bukan tentang pencapaian atau menjadi paling benar, melainkan tentang keberanian untuk melepaskan ego, belajar tunduk, dan jujur pada diri sendiri.
"Menuju cahaya, bukan lagu tentang menjadi sempurna, ia tentang keberanian untuk membersihkan diri" Kata marcell melalui Akun Instagram pribadinya.
Marcell menambahkan, Inspirasi lagu ini berangkat dari konsep Tazkiyatun Nafs, yaitu proses pemurnian jiwa.
"Di dalam Islam manusia lahir dengan fitrah, artinya benih cahaya itu sudah ada, masalahnya adalah bukan kita tidak punya cahaya, masalahnya kita ini membiarkan nafsu menutupinya. Tazkiyatun nafs bukan menambah sesuatu yang baru, dia cuman mengikis apapun yang menghalangi, kadang prosesnya itu sunyi, sering banget enggak nyaman, tapi di situlah karakter kita dibentuk" Tambahnya.
Bagi Marcell, “cahaya” dalam lagu ini bukanlah simbol kesuksesan instan atau pencapaian pribadi. Cahaya adalah tujuan yang terus didekati, bukan sesuatu yang dimiliki. Lewat lirik yang minimalis dan repetitif layaknya doa, “Menuju Cahaya” menghadirkan ruang perenungan yang dalam bagi para pendengarnya.
Lagu "Menuju Cahaya" sudah bisa didengarkan di berbagai digital streaming dan Youtube Channel Marcell Siahaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....