Ikaputri Sukses Rilis Lagu Sadis Karya Bebi Romeo

  • 30 Jan 2026 15:19 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID,Madiun - Mengawali karier bermusiknya dengan berbekal timbre vokal yang lembut, artikulatif, kuat, dan ekspresif. Ia muncul pada masa ketika musik pop Indonesia masih membuka ruang luas bagi penyanyi dengan kualitas vokal yang benar-benar siap laga. Tak mengherankan jika kemudian Ikaputri dipercaya membela dan mengharumkan nama bangsa di berbagai festival musik internasional, termasuk Shanghai Music Festival.

Memasuki industri musik, Ikaputri tampil dengan konsep yang matang. Ia mengusung karya-karya dengan lirik naratif, notasi melodius, serta balutan aransemen yang elegan. Hingga kini, Ikaputri telah merilis tiga album, melahirkan sejumlah hits seperti Aku Perawan, Mr. Judge, Cinta Jangan Kau Pergi, serta Kusudahi Semua, sebuah karya yang mendapat penanganan total dari gitaris dan produser ternama Tohpati Ario.

Secara estetika, karya-karya Ikaputri memiliki benang merah yang kuat, mengangkat tema cinta, luka batin, patah hati, kesetiaan, hingga perenungan personal. Meski tidak selalu berada di barisan terdepan arus utama, Ikaputri konsisten mempertahankan identitas musikalnya. Konsistensi inilah yang membuat namanya tetap relevan, bahkan setelah menjalani masa hiatus hampir satu dekade.

Comeback Ikaputri pertengahan Desember 2025 lewat single Sadis mendapat sambutan hangat dari publik. Lagu tersebut sukses menembus empat Official Playlist bergengsi Spotify, yakni Bukan Cover Biasa, Fresh Finds Indonesia, Musik Akhir Pekan, dan Woman of Indonesia, serta masuk ke belasan public playlist yang konsisten memberikan apresiasi.

Single Sadis menjadi hasil sinergi musikal yang bercahaya antara Ikaputri, composer Bebi Romeo, dan arranger Irwan Simanjuntak. Dukungan penuh juga datang dari Trinity Optima sebagai aggregator dan support system, di bawah peran Seno M. Hardjo & Team.

Pada akhirnya, kiprah Ikaputri adalah kisah tentang ketekunan dalam menjaga citarasa. Ia membuktikan bahwa karier musik tidak harus semata-mata memuja viralitas dan gimmick. Dari suara yang indah, tenang, dan jujur, musik justru menemukan gemerlap pesona serta daya tahan keabadiannya sendiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....