Memulai Kehidupan Baru, Wisnu Kumoro Rilis "Season Kedua"

  • 14 Sep 2025 09:07 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Wisnu Kumoro dikenal luas sebagai musisi dengan gaya pop emosional, lirik puitis, dan nuansa hangat yang selalu meninggalkan kesan mendalam bagi pendengar. Tema yang diangkat dalam karyanya seringkali menyentuh isu cinta, kehilangan, penyembuhan, hingga kesehatan mental. topik yang jarang disentuh secara jujur dalam musik populer, namun sangat relevan dengan realitas hidup banyak orang.

Selain bermusik, Wisnu aktif di berbagai bidang kreatif. Ia adalah penulis buku, podcaster, serta YouTuber yang sering mengangkat isu teknologi, kehidupan sehari-hari, hingga kesehatan mental.

Wisnu Kumoro, resmi merilis single terbarunya yang berjudul Season Kedua. Lagu ini hadir sebagai potret emosional perjalanan seseorang ketika harus berhadapan dengan perpisahan, baik itu perceraian maupun putus cinta, dan berusaha menata ulang kehidupannya dari awal. Ditulis langsung oleh Wisnu Kumoro dan diproduseri oleh Vega Antares, Season Kedua membalut luka dan trauma dengan aransemen musik yang terdengar ceria. Namun di balik irama yang ringan, tersimpan lirik penuh kesedihan dan kejujuran. Lagu ini bukan sekadar cerita personal, tetapi juga sebuah pesan universal tentang bagaimana setiap orang pada akhirnya pernah atau akan mengalami fase untuk “memulai lagi”.

Season Kedua bukan hanya lagu baru, melainkan bab baru dalam perjalanan musik Wisnu. Lagu ini dirancang sebagai pengingat bahwa kehidupan selalu memberi kesempatan kedua, bahkan setelah luka terdalam sekalipun. Aransemen musiknya yang segar dan ringan seakan menyuarakan optimisme, sementara liriknya tetap membawa keintiman emosional yang khas Wisnu.

Wisnu mengatakan, “Kalau kamu pernah harus memulai ulang hidupmu, lagu ini untukmu.” Baginya, lagu ini adalah refleksi dari perjalanan pribadi sekaligus persembahan untuk mereka yang sedang berjuang bangkit.

Pesan utama dari lagu ini adalah sederhana namun kuat. hidup tidak berhenti ketika kita kehilangan seseorang, justru di situlah awal dari bab berikutnya. Wisnu ingin para pendengar menemukan kekuatan dalam liriknya, entah itu lewat air mata atau lewat senyum tipis yang muncul saat menyadari bahwa mereka tidak sendirian dalam perjalanan ini.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....