Mengapa Daun Ketumbar Sering Digunakan dalam Masakan?

  • 16 Sep 2026 09:21 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Bagi sebagian orang, aroma daun ketumbar bisa langsung dikenali begitu ditambahkan ke dalam makanan. Daun berwarna hijau ini sering digunakan sebagai pelengkap karena memberikan aroma dan rasa yang khas. Tidak hanya di Indonesia, ketumbar juga digunakan dalam berbagai tradisi kuliner di dunia.

Ketumbar memiliki nama ilmiah Coriandrum sativum dan termasuk dalam keluarga Apiaceae. Menariknya, hampir seluruh bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan. Daunnya digunakan sebagai herba segar, sedangkan buah atau bijinya lebih dikenal sebagai rempah.

Sebuah tinjauan dalam jurnal Molecules menjelaskan bahwa Coriandrum sativum telah lama dikenal sebagai tanaman yang digunakan untuk keperluan kuliner dan pengobatan tradisional. Daunnya juga mengandung berbagai senyawa seperti flavonoid dan asam fenolik yang turut memberikan karakteristik kimia pada tanaman tersebut.

Aroma khas daun ketumbar berasal dari berbagai senyawa volatil. Karakter aromanya yang kuat membuat penggunaannya cukup sedikit saja sudah dapat memberikan perubahan pada aroma makanan. Karena itu, daun ketumbar sering digunakan sebagai taburan, campuran saus, sup, sambal, maupun berbagai hidangan berbumbu.

Jadi, daun ketumbar tidak digunakan untuk mempercantik tampilan makanan saja. Aroma dan rasanya yang khas justru menjadi alasan utama bahan ini banyak digunakan dalam berbagai masakan. Cukup dengan menambahkan beberapa helai daun ketumbar, aroma dan cita rasa hidangan bisa terasa lebih segar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....