Daun Ketumbar Baik untuk Pencernaan, Benarkah?

  • 16 Sep 2026 09:17 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Daun ketumbar atau Coriandrum sativum dikenal sebagai salah satu bahan yang sering digunakan untuk menambah aroma dan cita rasa makanan. Daunnya yang berwarna hijau dengan aroma khas dapat ditemukan dalam berbagai masakan. Selain digunakan sebagai pelengkap hidangan, ketumbar juga menarik perhatian karena memiliki sejumlah senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan manfaat bagi tubuh.

Salah satu manfaat yang banyak dikaitkan dengan ketumbar adalah membantu menjaga sistem pencernaan. Dalam sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal Molecules, ketumbar secara tradisional telah digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan seperti perut kembung, diare, mual, dan gangguan pencernaan. Peneliti menjelaskan bahwa ketumbar diduga dapat membantu proses pencernaan melalui pengaruhnya terhadap sekresi empedu dan enzim pencernaan.

Kandungan senyawa aktif seperti polifenol, flavonoid, dan berbagai senyawa fenolik juga membuat ketumbar menarik untuk diteliti. Meski demikian, sebagian bukti mengenai manfaat tersebut masih berasal dari penelitian eksperimental dan penggunaan ekstrak ketumbar, sehingga belum dapat disamakan secara langsung dengan efek mengonsumsi daun ketumbar dalam jumlah sehari-hari.

Karena itu, daun ketumbar lebih tepat dipandang sebagai salah satu bahan pangan yang dapat menjadi bagian dari pola makan beragam. Konsumsinya sebagai pelengkap makanan tentu berbeda dengan penggunaan ekstrak dalam penelitian yang menggunakan konsentrasi atau dosis tertentu.

Jadi, benarkah daun ketumbar baik untuk pencernaan? Daun ketumbar memiliki potensi yang menarik berdasarkan penelitian, tetapi bukan berarti dapat digunakan sebagai obat untuk gangguan pencernaan. Pola makan seimbang, cukup serat, minum air, dan aktivitas fisik tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....