Kafein Hanya Menahan Kantuk, Bukan Mengganti Kurang Tidur
- 21 Mei 2026 18:39 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Bagi banyak orang, secangkir kopi menjadi andalan saat mata terasa berat setelah begadang. Aroma kopi yang khas dan kandungan kafeinnya mampu membuat tubuh terasa lebih segar dalam waktu singkat. Tak heran jika banyak orang menganggap kopi sebagai solusi untuk mengatasi kelelahan akibat kurang tidur. Padahal, yang terjadi sebenarnya tidak sesederhana itu.
Kafein bekerja dengan menghambat adenosin, yaitu zat kimia di otak yang berperan menimbulkan rasa kantuk. Ketika adenosin terhambat, otak menjadi lebih waspada sehingga rasa mengantuk berkurang. Efek inilah yang membuat seseorang merasa lebih segar dan mampu berkonsentrasi setelah mengonsumsi kopi atau minuman berkafein lainnya.
Namun, kafein tidak menghilangkan dampak biologis dari kurang tidur. Tubuh tetap mengalami kelelahan karena proses pemulihan yang seharusnya terjadi saat tidur tidak berlangsung secara optimal. Akibatnya, meskipun seseorang merasa lebih terjaga, fungsi tubuh dan otak belum sepenuhnya kembali normal. Konsentrasi, daya ingat, suasana hati, hingga kemampuan mengambil keputusan dapat tetap menurun jika waktu tidur tidak mencukupi.
Penelitian yang dilakukan oleh Killgore dkk. menjelaskan bahwa “kafein dapat meningkatkan kewaspadaan dan kinerja pada individu yang mengalami kurang tidur, tetapi tidak sepenuhnya menghilangkan dampak negatif dari kehilangan tidur terhadap fungsi kognitif.” Temuan ini menunjukkan bahwa kafein hanya membantu menahan rasa kantuk sementara, bukan menggantikan kebutuhan tubuh akan tidur.
Karena itu, mengandalkan kopi setiap kali kurang tidur bukanlah solusi jangka panjang. Kafein memang dapat membantu seseorang tetap terjaga saat bekerja atau beraktivitas, tetapi tubuh tetap memerlukan tidur yang cukup untuk memulihkan energi, memperbaiki sel-sel tubuh, dan menjaga kesehatan secara keseluruhan. Secangkir kopi mungkin membuat mata tetap terbuka, tetapi hanya tidur yang berkualitas yang benar-benar mampu mengatasi kelelahan.
RA
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....