Kapal Othok-Othok, Mainan Murah Meriah yang Tak Lekang Oleh Zaman
- 31 Mar 2026 22:32 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Di tengah gempuran mainan modern berbasis aplikasi dan baterai, mainan tradisional kapal othok-othok terbukti masih memiliki tempat di hati masyarakat. Mainan yang terbuat dari bahan sederhana berupa seng yang dibentuk menyerupai kapal tanker ini tetap eksis dan mudah dijumpai di berbagai festival budaya. Suaranya yang khas "othok-othok-othok" saat melaju di atas air menjadi daya tarik utama yang membuat siapa pun menoleh saat mendengarnya.
Keunikan kapal ini terletak pada sistem penggeraknya yang memanfaatkan prinsip fisika uap sederhana. Menggunakan sumbu kecil berbahan bakar minyak goreng atau kapas yang dinyalakan, air di dalam pipa kecil kapal akan memuai dan mendorong kapal untuk bergerak maju. Asal-usul mainan ini sendiri konon berakar dari kreativitas warga di daerah Cirebon, Jawa Barat, yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah di Jawa sebagai ikon mainan rakyat yang edukatif sekaligus menghibur.
Pada perhelatan event Pasar Kangen di Lodji Paris, Yogyakarta, Selasa (31/3), kapal legendaris ini menjadi salah satu primadona. Agus, salah satu pedagang yang menjajakan kapal othok-othok di sana, menyebutkan bahwa peminat mainan ini sangat beragam. Meski terlihat seperti mainan jadul, nyatanya pesona kapal berbahan seng ini belum pudar dimakan usia, terutama bagi mereka yang ingin mengenang masa kecil di tengah hiruk-pikuk kota.
"Pembeli kapal othok-othok ini bukan hanya dari kalangan anak-anak yang penasaran. Justru banyak orang dewasa yang sengaja membelinya sebagai benda koleksi atau kangen masa lalu, " tuturnya. Bagi para orang tua, melihat kapal ini berputar di dalam baskom air membawa kembali memori indah saat mereka masih kecil, menjadikannya sebuah benda nostalgia yang memiliki nilai emosional tinggi.
Salah satu faktor yang membuat mainan ini tetap bertahan adalah harganya yang sangat terjangkau.Dengan biaya yang tidak sampai menguras kantong, siapa pun bisa membawa pulang sepotong kenangan masa lalu sekaligus mengajarkan anak-anak tentang mainan tradisional yang ramah lingkungan.
Agus dan para perajin lainnya berharap agar mainan seperti kapal othok-othok ini terus mendapatkan ruang di tengah masyarakat. Kehadiran event seperti Pasar Kangen sangat membantu para pelaku UMKM mainan tradisional untuk tetap bernapas. Dengan terus eksisnya kapal tanker mini berbahan seng ini, diharapkan generasi mendatang masih bisa mengenal dan menikmati warisan kreativitas lokal yang sederhana namun penuh makna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....