Tips Hemat dan Bijak Menyambut Idul Fitri

  • 04 Mar 2026 11:01 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Bulan Ramadhan merupakan momen penuh berkah yang dinanti umat Islam. Selain fokus pada peningkatan ibadah, bulan ini juga identik dengan meningkatnya berbagai kebutuhan rumah tangga.

Memasuki Idul Fitri, pengeluaran biasanya semakin bertambah, mulai dari kebutuhan konsumsi, pakaian baru, zakat dan sedekah, hingga persiapan mudik. Tanpa perencanaan yang baik, kondisi ini bisa membuat keuangan menjadi tidak terkendali.

Agar Ramadhan dan Idul Fitri tetap terasa khidmat tanpa menimbulkan beban finansial, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan:

1. Buat Anggaran Khusus Ramadan dan Lebaran

Pisahkan anggaran rutin bulanan dengan anggaran khusus Ramadhan dan Idul Fitri. Catat kebutuhan seperti bahan makanan, zakat, infak, sedekah, THR untuk keluarga, hingga biaya mudik. Dengan anggaran yang jelas, pengeluaran lebih mudah dikontrol.

2. Prioritaskan Kebutuhan, Bukan Keinginan

Bedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kebutuhan seperti zakat, bahan pokok, dan transportasi mudik harus didahulukan. Sementara belanja fesyen atau dekorasi tambahan sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan keuangan.

3. Manfaatkan THR Secara Bijak

Tunjangan Hari Raya (THR) sering kali habis dalam waktu singkat karena digunakan tanpa perencanaan. Sebaiknya, THR dibagi ke dalam beberapa pos kewajiban (zakat/utang), kebutuhan Lebaran, tabungan, dan dana darurat.

4. Hindari Belanja Impulsif

Diskon dan promo Ramadhan memang menggiurkan. Namun, penting untuk tetap berpegang pada daftar belanja yang sudah disusun. Hindari membeli barang hanya karena tergoda potongan harga.

5. Siapkan Dana Darurat

Ramadhan dan Lebaran sering kali diikuti kebutuhan tak terduga. Menyisihkan sebagian dana sebagai cadangan akan membantu menjaga stabilitas keuangan setelah hari raya.

6. Evaluasi Pengeluaran Tahun Sebelumnya

Jika memungkinkan, lihat kembali pola pengeluaran Ramadhan tahun lalu. Evaluasi ini membantu memperkirakan kebutuhan secara lebih realistis dan menghindari pemborosan yang sama.

7. Tetap Sisihkan untuk Tabungan

Meskipun kebutuhan meningkat, usahakan tetap menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan atau investasi. Hal ini penting agar kondisi keuangan tetap sehat setelah Lebaran berlalu.

Rekomendasi Berita