Tak Sekadar Catwalk, Pengalaman Zura di Ajang Miss Jawa Timur 2025

  • 08 Jan 2026 15:15 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Berawal dari iseng mencoba ikut ajang beauty pageant, Aisyah Zara Nadine Ugondo justru mendapatkan pelajaran berharga. Zura, begitu ia akrab disapa, mengaku pandangannya terhadap kontes kecantikan berubah total setelah terjun langsung sebagai finalis Miss Jawa Timur 2025.

Siswi SMP Negeri 7 Madiun itu mengaku mulanya mengira kontes kecantikan berfokus pada berjalan dan berpose di panggung catwalk. Namun setelah mengikuti proses kompetisi Miss Jawa Timur 2025 sejak bulan September hingga Desember, Zura menyadari bahwa ada banyak tahapan yang harus dilewati para peserta.

Salah satu momen yang paling berkesan bagi Zura adalah saat ia melakukan catwalk dengan memamerkan kreasi Bengkel Batik SMP Negeri 7 Madiun, Larmerak7. Pada momen tersebut ia tidak hanya memamerkan keindahan gaun, tapi juga mengaku mendapatkan makna lebih dalam dari sekedar berjalan di atas panggung.

“Saya memamerkan itu maknanya seperti ‘Ayo melestarikan budaya warisan Indonesia dengan cara melestarikan batik-batik dari mulai langkah kecil’ itu,” tuturnya, Rabu (8/1/2026). 

Meski belum berhasil meraih gelar juara, remaja asal Kabupaten Madiun tersebut tetap merasa bangga karena telah melewati proses karantina dan seleksi yang ketat, bersaing dengan lebih dari 50 peserta. Selain mengasah keterampilan modelling, pada kompetisi ini Zura mengaku mendapat pelajaran berharga tentang kedisiplinan dan rasa tidak pantang menyerah. 

Bagi Zura, kebahagiaan terbesarnya adalah bisa membanggakan orang tuanya. Perasaan campur aduk antara sedih karena belum berhasil menyandang gelar juara dan senang karena bisa ikut berkompetisi, ia jadikan sebagai motivasi untuk terus berkembang.

Zura pun sudah memantapkan hati untuk kembali berkompetisi saat duduk di bangku SMA nanti. Ia bertekad untuk menyandang gelar juara di masa depan.

Remaja yang sudah tertarik pada modelling sejak usia 6 tahun tersebut, berpesan kepada teman sebayanya yang juga ingin mengikuti ajang beauty pageant untuk berani mencoba. Sebab menurutnya semua bakat terpendam perlu dikembangkan.

“Harus percaya diri. kita kan punya bakat terpendam masing-masing. bakatnya itu juga harus dikembangkan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....