Hangatnya Gizi dari MBG yang Dinanti: Cerita Dari SDN 3 Maospati

  • 30 Nov 2025 23:52 WIB
  •  Madiun

KBRN, Magetan: Di SD Negeri 3 Maospati-Magetan, Jawa Timur wajah-wajah kecil itu tampak berseri sejak pagi. Program Makan Bergizi (MBG) menjadi momen yang mereka tunggu, bukan hanya karena lezatnya hidangan, tetapi juga karena kebersamaan yang tumbuh di meja-meja sederhana sekolah mereka.

Raska adalah salah satu yang paling antusias. Dengan senyum lebar, ia mengaku menyukai menu hari ini. “Enak, aku habis semua,” katanya sambil terus menyantap menu di wadah ompreng itu. Ada juga, Aqila mengangguk mengiyakan. Ia bercerita bahwa seperti hari sebelumnya, ia kembali menyelesaikan makanannya tanpa sisa. “Aku suka sekali lauknya,” ujarnya malu-malu.

Nadzifa, yang biasanya pemilih soal makanan, justru terlihat paling lahap. “Aku suka semuanya, sayurnya enak,” katanya penuh semangat. Gerrard dan Arvano pun tak mau kalah. Keduanya mengaku menikmati hidangan sampai habis. “Aku suka, bikin kenyang,” kata Gerrard, sementara Arvano menambahkan, “Senang dapat makanan seperti ini setiap hari,” ujarnya, Selasa (25/11/2025)

Respons anak-anak itu menunjukkan bahwa program MBG bukan sekadar memberikan makanan. Ia membawa kebahagiaan, membangun semangat, dan memacu motivasi belajar mereka. Dengan perut kenyang dan hati gembira, mereka tampak lebih siap mengikuti pelajaran.

Bu Katik Widawati, salah satu guru yang bertugas mendampingi, tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya melihat antusiasme tersebut. “Anak-anak semangat sekali. Makanannya habis tanpa sisa. Alhamdulillah, semua berjalan lancar,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa para orang tua menunjukkan dukungan dan antusiasme terhadap program ini.

Sementara itu, Bu Sri Susmiati menambahkan bahwa program MBG membawa suasana baru di sekolah. Ia menyebut menu yang dihadirkan cukup dinikmati anak2, ia pun mengaku bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah.

“Guru-guru menyambut dengan gembira, dan anak-anak terlihat sangat senang menerima makanan gratis. Menu cocok sekali di lidah mereka. Kami berharap ke depan tetap seperti ini: sehat dan disukai anak-anak,” tuturnya.

Di tingkat kabupaten, dukungan yang sama mengalir. Bupati Magetan, Ibu Nanik Sumantri, menyampaikan apresiasi serta dukungannya terhadap program ini. Ia melihat MBG sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi muda.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Magetan, kami menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Dari tawa kecil anak-anak SDN 3 Maospati hingga apresiasi para guru dan pemerintah, satu hal menjadi jelas: semangkuk makanan bergizi di jam sekolah bukan hanya tentang nutrisi. Ia adalah bahan bakar bagi semangat, rasa bahagia, dan masa depan anak-anak Indonesia, dan putra-putri di bawah kaki Gunung Lawu Magetan tercinta.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....