Transformasi Filosofis Logo RRI dari Masa ke Masa
- 18 Nov 2025 22:17 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Radio Republik Indonesia (RRI), yang berdiri pada 11 September 1945, telah melalui empat kali pergantian logo yang mencerminkan perjalanan sejarah sekaligus adaptasi terhadap perkembangan zaman. Setiap perubahan membawa filosofi baru sesuai peran RRI sebagai lembaga penyiaran publik.
Logo pertama digunakan sejak 1945 hingga 1998, menampilkan siluet Candi Borobudur, peta Indonesia, menara pemancar, serta gelombang radio—simbol radio sebagai alat perjuangan dan pemersatu bangsa.
Pada 1998–2005, RRI memperkenalkan logo baru dengan huruf “R” dan “I” yang saling terkait berwarna kuning cerah di atas latar biru. Logo ini mencerminkan optimisme, intelektualitas, dan tetap mempertahankan warna biru sebagai lambang kepercayaan serta stabilitas lembaga.
Memasuki 2005–2023, RRI mengadopsi logo yang lebih modern dan dinamis. Elemen garis gelombang menggambarkan jangkauan siaran yang semakin luas, sementara tulisan “RRI” dengan font tegas menandakan profesionalisme. Dominasi warna biru dan putih melambangkan ketenangan, kejujuran, dan netralitas informasi.

Angkasawan RRI tengah berfoto di depan logo RRI terbaru. (Foto: Hani/RRI)
Pada 2023, RRI kembali melakukan rebranding besar dengan meluncurkan logo baru hasil kerja sama dengan agensi penjenamaan DMID Group. Logo ini dirancang melalui riset untuk mengikuti tren, memperkuat identitas RRI sebagai media multiplatform, dan disajikan dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris.
Menurut mantan Direktur Utama RRI yang kini menjadi anggota Dewan Pengawas, M. Rohanudin, rebranding ini merupakan tonggak penting. “Logo itu penting untuk menggambarkan seberapa besar pertumbuhan yang dilakukan oleh RRI pada masa itu,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap fase sejarah RRI memiliki karakteristik tersendiri yang tercermin dalam logonya. “Sejak masa Presiden Soekarno, RRI digunakan sebagai alat perjuangan kemerdekaan. Kemudian di zaman Presiden Soeharto, RRI direpresentasikan sebagai radio pembangunan,” kata Rohanudin.
Terkait logo yang baru diluncurkan, ia menegaskan bahwa desain kali ini membawa napas baru yang relevan dengan era digital. “Di kepemimpinan Dirut RRI yang sekarang, RRI punya logo baru. Setiap logo memiliki filosofi tersendiri sesuai perkembangan zaman. Logo terbaru ada fungsi-fungsi digitalisasi,” lanjutnya.
Penegasan tersebut menutup filosofi bahwa perubahan logo bukan sekadar visual semata, melainkan representasi visi, misi, dan nilai-nilai RRI. “Logo menjadi penting untuk menggambarkan seberapa besar pertumbuhan RRI sesuai jamannya,” tegas Rohanudin.
Perjalanan perubahan logo RRI ini menandai komitmen lembaga penyiaran publik tersebut untuk terus adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan teknologi yang terus berkembang. (Yulia Harfiah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....