Strategi Menerapkan Work life Balance
- 30 Sep 2025 20:27 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Menerapkan work-life balance (keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi) penting karena berdampak besar pada kesehatan mental, produktivitas, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Work-life balance bukan hanya tentang mengurangi jam kerja, tapi tentang mengelola waktu dengan bijak agar kita bisa tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan, hubungan, dan kebahagiaan pribadi.
Berikut ini strategi yang bisa dilakukan untuk mencapai work life balance;
1. Mengatur pekerjaan dengan skala prioritas dan target, kuncinya adalah buka bekerja keras namun bekerja secara cerdas. Dosen Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) Kampus Kota Madiun, Bernadus Widodo, S.Pd, M.Pd menuturkan manajemen waktu dan strategi dalam menyelesaikan pekerjaan dapat membuat pekerjaan lebih cepat untuk diselesaikan. “Buat daftar tugas harian atau mingguan, membuat skala prioritas, “ tuturnya , Rabu (24/9).
2. Mengkomunikasikan batasan pekerjaan. Memiliki batasan terhadap waktu bekerja, lingup pekerjaan, kapan waktu bisa dihubungi dan tidak bisa dihubungi dan khal lain untuk mendukung lingkungan kerja yang sehat.
3. Tidak sungkan meminta bantuan. Mengkomunikasikan dengan atasan atau teman kerja tentang hambatan dan beban kerja yang mungkin sudah tidak dapat dilakukan seorang diri. Meminta bantuan tidak berarti tidak kompeten atau tidak profesional, ini berarti menyadari bahwa tidak semua hal harus dilakukan sendiri dan kolaborasi akan mengahsilkan pekerjaan yang lebih baik dan efisien secara waktu.
4. Memanfaatkan waktu istirahat dengan baik. Waktu istirahat menjadi pendukung produktivitas dan kesehatan. Sebaiknya saat jam istirahat menjauh dari pekerjaan untuk mendapatkan istirahat yang berkualitas. “Waktu istirahat siang untuk makan, tidur siang, maupun melakukan obrolan seru dengan teman kerja, “ ungkap Widodo.
5. Memanfaatkan waktu cuti. Cuti untuk liburan menjadi solusi sesungguhnya untuk kejenuhan, stress dan bornout pada pekerjaan. Liburan menghadirkan suasana yang sepenuhnya berbeda dengan yang dihadapi sehari hari.
6. Meluangkan waktu untuk diri sendiri dan orang tercinta. Meskipun pekerjaan itu penting, namun pekerjaan bukanlah satu satunya fokus dalam hidup. Luangkan waktu untuk diri sendiri, teman, dan keluarga untuk mengembalikan energi positif dan kepercayaan diri. “Hobi dan minat dapat dilakukan untuk mengisi ulang kreativitas dan mengembalikan energi positif ke pekerjaan, kehidupan yang bahagia adalah kehidupan yang seimbang,” tutur Widodo mengakhiri, Rabu (24/9).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....