Mengenal Body Clock, Jam Alami Tubuh Manusia

  • 15 Sep 2025 14:43 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Pernah bertanya-tanya kenapa kita merasa mengantuk di malam hari dan terbangun saat pagi menjelang, bahkan tanpa alarm? Atau kenapa jet lag membuat tubuh kita kacau meski hanya pindah zona waktu? Jawabannya tersembunyi dalam sebuah sistem cerdas yang bekerja tanpa henti di dalam tubuh: body clock.

Body clock, atau ritme sirkadian, adalah sistem biologis yang bekerja mengikuti siklus harian selama 24 jam. Jam ini mengatur banyak hal dalam tubuh, termasuk kapan kita merasa lapar, segar, atau mengantuk. Sistem ini dikendalikan oleh suprachiasmatic nucleus (SCN) di otak, yang merespons sinyal cahaya dari lingkungan.

Tubuh manusia sangat responsif terhadap cahaya. Saat fajar menyingsing, SCN mengirim sinyal ke seluruh tubuh untuk menghentikan produksi melatonin (hormon tidur) dan mulai melepaskan kortisol yang memberi dorongan energi. Sebaliknya, saat malam tiba dan intensitas cahaya menurun, tubuh kembali memproduksi melatonin. Proses inilah yang membuat kita secara alami merasa mengantuk di malam hari.

Setiap orang memiliki “chronotype” atau kecenderungan waktu biologis. Ada yang lebih aktif di pagi hari (morning lark) dan ada juga yang lebih produktif di malam hari (night owl). Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor genetik dan usia.

Sebuah studi dari University of California menunjukkan bahwa variasi gen PER3 turut menentukan seberapa pagi atau malam seseorang merasa paling waspada dan produktif.

Mengenali dan memahami cara kerja body clock bukan hanya soal tidur tepat waktu, tapi tentang menyesuaikan gaya hidup dengan ritme alami tubuh. Dengan memberi ruang bagi tubuh untuk bekerja sesuai waktunya, kita mendapat kualitas hidup yang lebih seimbang dan sehat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....