Inilah Perbedaan Antara Junk Food Dan Real Food

  • 09 Sep 2025 20:32 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Gaya hidup modern yang serba cepat berpengaruh terhadap pilihan makanan seseorang, aneka macam makanan olahan tersaji dan bisa dengan mudah didapatkan. Istilah fast food, junk food hingga produk ultra processed food tidak asing di telinga masyarakat. Namun di sisi lain, konsep real food mulai banyak dgaungkan sebagai pola makan sehat, agar tidak salah memiih, penting bagi kita untuk memahami perbedaan jenis jenis makanan ini, berikut ini penjelasannya:

Fast Food, istilah ini merujuk pada makanan cepat saji yang umumnya disiapkan dengan praktis dan bisa langsung dikonsumsi. Sebuah artikel yang telah terbit di foodsearchjournal.com yang ditulis Koyel Dutta, Saheli Ghosal, dan Moumita Das yang berjudul A concise review on fast food consumption and its health implications menjelaskan tentang cakupan mengenai konsumsi fast food dan implikasinya pada kesehatan, fast food dikenal makan yang memiliki kalori tinggi, garam dan lemak yang bila dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan masalah kesehatan karena gizinya yang tidak seimbang. Contoh fast food diantaranya burger, pizza, ayam goreng tepung, sandwich dan hotdog.

Junk Food, istilah ini merujuk pada makanan dengan kandungan gizi yang rendah namun tinggi kalori, gula, garam dan lemak. Junk food memilki kandungan vitamin, mineral dan serat yang sedikit, makanan junk food memberikan efek kenyang cepat namun sementara. Mengkonsumsi junk food jangka panjang dapat memicu obesitas, diabetes hingga penyakit jantung. Contoh makanan junk food adalah keripik kemasan, permen, soda, dan gorengan.

Ultra Processed Food, dikenal dengan makanan hasil industri (pabrikan) yang melalui banyak tahapas pemrosesan, makanan ini banyak menggunakan bahan tambahan seperti pengawet, pewarna, pemanis, atau perasa buatan. Contoh makanan ultra processed food banyak ditemukan di sekitar seperti mie instan, nugget, sosis, biskuit kemasan, minuman energi hingga aneka snack. Meskipun makanan ultra proses memiliki sifat yang tahan lama, praktis, dan mudah dibawa, terlalu berlebihan mengkonsumsi makanan ultra processed food memiliki dampak negatif bagi kesehatan.

Real Food, istilah ini mengarah pada makanan yang alami minim atau tanpa proses pengolahan sehingga kandungan gizinya masih utuh. Contoh bahan makanan real food diantaranya buah segar, sayur, telur, kacang kacangan. Makanan real food kaya akan nutrisi, vitamin, mineral, dan lemak sehat. Makanan real food tidak menggunakan pewarna, perasa buatan, atau tambahan pemanis buatan. Makanan real food memberikan manfaat untuk kesehatan jangka pajangm membantu berat badan ideal, mencegah penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi hingga obesitas.

Mengenali jenis makanan akan membuat seseorang menjadi bijak memilih makanan, bukan hanya fokus praktis tetapi memperhatikan nilai gizinya dan nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....