Gingerol Dalam Jahe, Senjata Alami Melawan Infeksi

  • 25 Agt 2025 19:47 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Jahe sudah menjadi bagian penting dari tradisi kuliner dan pengobatan Nusantara. Umumnya jahe dikenal karena rasa pedas hangatnya yang menyegarkan. Namun, di balik aromanya yang khas, jahe menyimpan senyawa bioaktif utama bernama gingerol yang terbukti efektif melawan berbagai jenis infeksi.

Gingerol adalah senyawa fenolik yang memberikan rasa pedas pada jahe segar. Zat ini memiliki sifat antibakteri, antivirus, antiinflamasi, dan antioksidan. Mekanismenya bekerja dengan menghambat pertumbuhan mikroorganisme berbahaya, sekaligus merangsang sistem imun agar lebih aktif dalam melawan patogen.

Menurut Park dalam Journal of Ethnopharmacology, "ekstrak jahe dengan kandungan gingerol menunjukkan aktivitas antibakteri yang kuat terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, bakteri penyebab diare dan infeksi kulit.".

Jahe mudah diolah menjadi minuman atau tambahan masakan sehari-hari. Misalnya wedang jahe atau teh jahe hangat dan jahe segar dalam masakan seperti sup atau tumisan.

Dalam pengobatan tradisional, jahe sering dipakai untuk meredakan batuk, masuk angin, dan sakit perut. Dalam penelitian modern, gingerol memang berperan aktif dalam melawan bakteri, virus, dan bahkan peradangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....