Menembus Keterisolasian Desa Ngranget di Kampung Pesilat
- 07 Agt 2025 13:09 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Kodim 0803/Madiun, jajaran Korem 081/DSJ melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 di Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun.
Program tersebut membuat desa yang selama ini terisolasi dan tertinggal itu menjadi pusat perhatian.
Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto berharap, program TMMD yang dilaksanakan di Kampung Pesilat, sebutan lain Kabupaten Madiun, dapat benar-benar memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Tujuan TMMD adalah untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin hal ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Pamen TNI AD jebolan Akmil 1998 itu dalam keterangannya, Selasa (5/8/2025).
Program TMMD, yang diselenggarakan serentak di 50 kota dan kabupaten se-Indonesia ini membawa harapan baru bagi warga Desa Ngranget.
Pembukaan jalan sepanjang 3.500 meter kini menjadi akses vital yang menghubungkan desa mereka dengan wilayah lain.
TMMD juga fokus pada perbaikan fasilitas umum dan kebutuhan dasar warga. Di antaranya, renovasi 18 rumah tidak layak huni (Rutilahu), perbaikan dua musala, dan pembangunan lima unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus).
Selain itu, penerangan jalan dan pipanisasi juga mulai dipasang, ditambah dengan pengerjaan empat sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Tak hanya pembangunan fisik, Untoro juga menerangkan bahwa TMMD juga membawa misi kemanusiaan dan edukasi.
Sejumlah kegiatan nonfisik seperti bakti sosial, pelayanan sosial, hingga berbagai penyuluhan digelar sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan mendasar masyarakat.
Untoro menegaskan, bagi TNI, TMMD adalah lebih dari sekadar pembangunan, namun panggilan pengabdian.
“Pengabdian terhadap rakyat, bangsa, dan negara merupakan tugas mulia yang harus terus kami lakukan. Salah satu wujudnya adalah melalui TMMD seperti ini,” terangnya.
Untoro pun mengungkapkan, TMMD sebagai sarana memperkuat nilai kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Ditandai dengan perilaku gotong royong dan semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan warga dalam setiap pengerjaan berbagai sasaran yang dilakukan.
Di tengah keterbatasan, warga Ngranget kini menyimpan harapan baru. Sebuah harapan akan desa yang tak lagi terisolir, akan hidup yang lebih layak, dan masa depan yang lebih cerah berkat TMMD ke-125.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....