Tomat Dulu Dibenci, Sekarang Dicinta

  • 24 Jul 2025 09:12 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Tomat hampir selalu hadir di berbagai jenis hidangan dari sambal, sup, hingga saus pasta dan jus segar. Namun, tak banyak yang tahu bahwa tomat pernah dianggap berbahaya dan sempat dibenci oleh masyarakat Eropa.

Tomat berasal dari Amerika Selatan dan mulai dikenalkan ke Eropa pada abad ke-16. Sayangnya, sambutan masyarakat saat itu justru penuh kecurigaan. Tomat dikaitkan dengan nightshade, sekelompok tanaman beracun yang memiliki kemiripan bentuk. Akibatnya, tomat dicap sebagai tanaman yang berbahaya.

Masyarakat Eropa pada masa itu sering menggunakan peralatan makan berbahan dasar timah. Kandungan asam dalam tomat ternyata dapat bereaksi dengan logam tersebut, menyebabkan lepasnya timah berat yang berbahaya bagi kesehatan. Kasus keracunan pun terjadi, dan tomat semakin dijauhi.

Butuh waktu hingga abad ke-18 bagi tomat untuk mulai diterima, khususnya di Italia. Di sana, tomat mulai diolah dalam berbagai resep masakan, salah satunya sebagai bahan dasar saus pasta. Sejak saat itu, reputasi tomat pun perlahan berubah.

Saat imigran Italia membawa kebiasaan kuliner ini ke Amerika, tomat ikut populer. Industri makanan cepat saji dan restoran modern turut mendorong keberadaan tomat dalam berbagai menu dari saus botolan hingga pizza.

Kini, tomat dikenal sebagai salah satu bahan makanan sehat. Kandungan likopen, yaitu antioksidan kuat dalam tomat, berperan dalam menjaga kesehatan jantung dan kulit. Bahkan di dunia kecantikan, tomat digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit karena sifatnya yang dapat membantu mencerahkan dan mengontrol minyak berlebih.

"Tomat adalah contoh bagaimana reputasi suatu bahan bisa berubah drastis dari yang dulu dihindari, menjadi andalan di dapur dan dunia kecantikan,” jelas ahli gizi dan wellness coach.

Transformasi tomat dari tanaman yang dulu diragukan hingga menjadi primadona di dapur dan dunia kecantikan menunjukkan bahwa pandangan manusia bisa berubah seiring bertambahnya wawasan. Kini, tomat bukan hanya penyempurna rasa, tapi juga bagian penting dari pola hidup sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....