Fenomena TTM, Sahabat Jadi Cinta
- 22 Jul 2025 20:50 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun : Fenomena TTM singkatan dari Teman Tapi Mesra kini telah lazim dikenal dalam sebuah pergaulan. TTM menggambarkan tentang sebuah hubungan anatar dua orang yang secara resmi didefinisikan sebagai teman, namun dalam praktiknya pertemanan ini menunjukkan kemesraan, keintiman fisik, dan atau emosional yang melampaui batas pertemanan biasa, tanpa adanya komitmen atau label hubungan yang jelas.
Di Indonesia, istilah ini populer sekitar awal tahun 2000an seiring dengan maraknya penggunaan telepon seluler dan media sosial. Dra. Fransisca Mudjijanti, M.M narasumber acara pengarus utamaan gender pro 1 Madiun mengungkapkan, seiring dengan perkembangan teknologi fenomena TTM masih relevan dan terus berkembang, "terutama di kalangan generasi muda, gen Z dan generasi milenial, fenomena ini makin banyak dibahas di berbagai media mulai dari lagu pop hingga acara televisi yang semakin mempopulerkan. " tuturnya.
Kondisi hubungan TTM lebih menekankan kedekatan emosional, curhat masalah pribadi dan sedikit memerlukan keintiman fisik, namun ada juga TTM yang menekankan kedekatan secara fisik. "Namun ada juga TTM jarak jauh, long distance. kemudian ada juga TTM situasional yang muncul karena situasi tertentu, misalnya teman kerja, " ungkap Sisca. TTM situasional ini muncul dikarekan intens waktu bersama yang lebih banyak, namun hanya sebatas pekerjaan.
Fenomena TTM mencerminkan kompleksitas hubungan di era modern dimana garis pertemanan dan percintaan menjadi semakin kabur. Tidak hanya memberikan dampak negatif ketidak jelasan status yang memicu overthinking atau resiko patah hati, fenomena TTM memberikan dampak positif , dapat menyediakan sumber dukungan emosional terutama dalam kondisi stress atau sulit. Meskipun TTM bukan hubungan formal, namun tetap ada tanggung jawab moral terhadap perasaan satu sama lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....