Suara Tak Ada Tapi Terdengar: Pareidolia Auditori
- 24 Jul 2025 09:11 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Pernah nggak sih, kamu lagi sendirian di rumah, lalu tiba-tiba merasa seperti ada yang memanggil nama kamu? Atau mendengar suara orang ngomong, padahal cuma suara kipas angin? Itu bisa jadi pareidolia auditori, sebuah fenomena psikologis yang bikin otak kita mengisi kekosongan dengan suara yang sebenarnya tidak ada.
Pareidolia secara umum adalah kecenderungan otak manusia untuk mengenali pola wajah di awan, hewan di tekstur lantai, atau suara di balik bising AC. Dalam versi auditori, kita mendengar sesuatu yang familiar dari suara yang tidak bermakna misalnya lagu tersembunyi di white noise, atau bisikan dalam deru mesin cuci.
Fenomena ini tidak hanya terjadi pada orang yang kelelahan atau sedang sendirian. Bahkan dalam dunia hiburan, pareidolia auditori sering dijadikan bahan konten seperti lagu diputar terbalik yang terdengar punya pesan tersembunyi.
Ahli neuropsikologi dari Stanford University mengatakan bahwa otak manusia memang dirancang untuk mengenali pola. Termasuk di antara kebisingan, otak akan berusaha mencari makna.
Beberapa penyebab umum pareidolia auditori, antara lain:
- Kondisi lingkungan yang sepi atau bising dengan pola acak.
- Kelelahan mental atau stres, yang membuat otak jadi lebih sensitif.
- Ekspektasi psikologis misalnya kita sudah takut sendirian, lalu suara sekecil apapun terdengar mencurigakan.
- Kebiasaan otak untuk memproses informasi secara cepat, meski datanya tidak lengkap.
Yang menarik, fenomena ini bukan gangguan mental. Ini adalah bagian dari cara kerja otak yang normal. Meski begitu, jika suara-suara ini terus muncul dan terasa mengganggu atau terasa nyata, bisa jadi itu tanda kondisi lain, seperti halusinasi auditori akibat gangguan psikologis, yang perlu ditangani secara medis.
Fenomena pareidolia auditori mengingatkan kita bahwa persepsi bukan hanya soal apa yang ada, tapi juga bagaimana otak kita menafsirkannya. Di satu sisi, ini menunjukkan betapa luar biasanya kemampuan otak dalam menyusun dunia sekitarnya. Tapi di sisi lain, kita juga perlu sadar: tidak semua yang kita dengar, benar-benar nyata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....