Mengapa Kita Merasa Lelah Padahal Tidak Melakukan Apa-Apa?

  • 24 Jul 2025 08:50 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Pernahkah Anda merasa kelelahan meskipun tidak melakukan aktivitas fisik yang berat sepanjang hari? Rasanya lesu, tidak bersemangat, dan sulit untuk fokus, meski tubuh nyaris tidak bergerak. Jika Anda pernah mengalaminya, Anda tidak sendirian. Fenomena ini cukup umum terjadi dan memiliki penjelasan ilmiah yang menarik.

Sering kali, rasa lelah dikaitkan dengan aktivitas fisik. Namun, kelelahan juga dapat muncul akibat tekanan mental dan emosional.

Menurut Cleveland Clinic, kelelahan mental atau mental fatigue bisa terasa sama beratnya, atau bahkan lebih melelahkan daripada kelelahan fisik, karena sering kali tidak disadari.

Contohnya, terlalu lama menatap layar, terus-menerus menyerap informasi tanpa jeda, atau memikirkan banyak hal yang memicu kecemasan dapat membuat otak bekerja keras. Tanpa kita sadari, hal ini menyebabkan tubuh turut merespons dalam bentuk rasa lelah, meskipun secara fisik kita tidak banyak bergerak.

Kebosanan pun dapat memicu rasa lelah. Saat kita tidak memiliki kegiatan yang merangsang pikiran atau memuaskan secara emosional, otak dapat merasa terjebak dalam kondisi pasif. Energi mental pun perlahan menurun. Jadi, meskipun terlihat tidak sibuk, ketiadaan aktivitas yang bermakna dapat menjadi sumber kelelahan tersendiri.

Faktor lain yang kerap luput dari perhatian adalah gangguan pada ritme sirkadian, yaitu jam biologis alami tubuh. Tidur yang tidak berkualitas, pola makan yang tidak teratur, serta minimnya paparan cahaya alami dapat menyebabkan ketidakseimbangan yang berdampak pada energi tubuh secara keseluruhan.

Jadi, jika Anda merasa lelah padahal tampaknya tidak melakukan apa-apa, jangan langsung menyalahkan diri sendiri. Bisa jadi, tubuh dan pikiran Anda sedang memberi sinyal bahwa mereka butuh istirahat yang benar-benar memulihkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....