Bahaya Minum Es Teh Manis bagi Kesehatan yang Perlu Diwaspadai
- 26 Mar 2025 09:12 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Es teh manis adalah minuman yang sangat populer di Indonesia. Rasanya yang segar dan manis menjadikannya pilihan favorit untuk menemani makan siang atau sekadar pelepas dahaga di cuaca panas. Namun, di balik kenikmatannya, minuman ini menyimpan berbagai risiko kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.
Banyak orang tidak menyadari bahwa es teh manis mengandung gula dalam jumlah tinggi dan dapat memberikan dampak buruk bagi tubuh dalam jangka panjang.
Dikutip dari Mediakom Kemenkes, Maudyana menjelaskan “Jika kita sering mengonsumsi es teh manis, maka ia juga akan meningkatkan risiko penyakit degeneratif, seperti diabetes melitus atau hipertensi,”
Berikut bahaya dari kebiasaan minum es teh manis:
1. Meningkatkan Risiko Diabetes
Salah satu bahaya utama es teh manis adalah kandungan gula yang tinggi. Dalam satu gelas es teh manis, bisa terdapat sekitar 20–30 gram gula atau lebih, tergantung cara pembuatannya. Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh dan berisiko menyebabkan diabetes tipe 2, terutama jika dikonsumsi setiap hari.
2. Menyebabkan Obesitas
Gula berlebih dalam es teh manis juga dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh. Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, kelebihan kalori ini bisa memicu kenaikan berat badan dan akhirnya berujung pada obesitas. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
3. Merusak Kesehatan Gigi
Gula dalam es teh manis dapat menjadi makanan bagi bakteri di dalam mulut, yang pada akhirnya menghasilkan asam yang merusak enamel gigi. Akibatnya, konsumsi es teh manis secara berlebihan bisa meningkatkan risiko gigi berlubang dan masalah kesehatan mulut lainnya.
4. Berisiko Menyebabkan Batu Ginjal
Teh mengandung oksalat, senyawa yang dapat berkontribusi pada pembentukan batu ginjal. Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, terutama dalam bentuk es teh manis yang juga tinggi gula, risiko terjadinya batu ginjal bisa meningkat. Kombinasi oksalat dan dehidrasi akibat kurangnya konsumsi air putih dapat memperburuk kondisi ini.
5. Menyebabkan Gangguan Pencernaan
Terlalu banyak mengonsumsi teh, terutama yang manis, bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti asam lambung naik (GERD). Kafein dalam teh dapat merangsang produksi asam lambung, sementara gula dapat memicu perut kembung dan gangguan pencernaan lainnya.
Es teh manis memang menggoda, tetapi jika dikonsumsi terlalu sering, dampaknya terhadap kesehatan bisa sangat serius. Mulai dari risiko diabetes, obesitas, hingga masalah ginjal, semua bisa terjadi akibat konsumsi gula yang berlebihan. Oleh karena itu, penting untuk mulai mengurangi asupan es teh manis dan memilih alternatif yang lebih sehat agar tubuh tetap bugar dan terhindar dari berbagai penyakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....