Dari Hobi di Dapur, Eva Bangun Mimpi lewat Kei Pizza
- 29 Agt 2026 14:54 WIB
- Madiun
Poin Utama
- Eva Maya Rahmawati membangun Kei Pizza dari hobi memasak yang sederhana tanpa rencana bisnis besar yang rumit
- Pengalaman bertahun-tahun di bisnis roti dan katering sejak 2019 menjadi fondasi kuat sebelum Eva mencoba membuat pizza
- Kei Pizza kini sudah dikenal dan memiliki pelanggan dari berbagai kalangan di Madiun, menunjukkan potensi pertumbuhan bisnis lokal
RRI.CO.ID, Madiun – Tidak semua usaha lahir dari rencana besar. Ada yang justru berawal dari hal sederhana, seperti hobi memasak dan keberanian untuk mencoba. Begitulah perjalanan Eva Maya Rahmawati membangun Kei Pizza, usaha pizza homemade yang kini mulai dikenal dan memiliki pelanggan dari berbagai kalangan.
Sebelum menekuni bisnis pizza, Eva lebih dulu bergelut dengan usaha roti dan katering. Sejak 2019, ia sudah terbiasa membuat berbagai jenis roti. Pengalaman itulah yang kemudian menjadi bekal ketika dirinya mulai tertarik mencoba membuat pizza.
Namun, perjalanan menuju pizza yang kini dijualnya tidak berlangsung instan. Eva mengaku sempat beberapa kali gagal menemukan resep dan rasa yang sesuai. Pizza buatannya di awal bahkan belum memiliki tampilan seperti sekarang. Ia terus mencoba, memperbaiki adonan, memilih bahan, hingga meminta orang-orang terdekatnya menjadi tester.
"Dulu pertama kali tampilannya tidak seperti ini. Sekarang sudah lumayan rapi dan menarik" ucapnya saat menjadi Narasumber Muda Kreatif Pro 2 RRI Madiun.
Bagi Eva, masukan dari orang lain menjadi bagian penting dalam prosesnya. Ketika ada rasa yang kurang pas atau tekstur yang belum sesuai, ia tidak langsung menyerah. Ia kembali ke dapur dan mencoba lagi. Dari proses trial and error itulah, perlahan ia menemukan resep yang kemudian menjadi ciri khas Kei Pizza.
Usaha pizza ini mulai ia kembangkan pada 2025. Awalnya hanya sebuah percobaan yang dibagikan melalui media sosial. Tak disangka, ada orang yang tertarik dan mulai bertanya apakah pizza tersebut bisa dipesan. Dari situlah keberanian untuk menjual produknya mulai tumbuh.
Eva melihat ada peluang yang cukup besar di wilayah tempat tinggalnya. Pizza dengan harga yang relatif terjangkau dan rasa yang sesuai selera masyarakat masih belum banyak ditemukan. Ia pun mencoba menghadirkan pilihan baru, terutama bagi masyarakat yang ingin menikmati pizza tanpa harus pergi jauh ke pusat kota.
Nama Kei Pizza sendiri juga memiliki cerita personal. Nama tersebut diambil dari nama depan anaknya. Bagi Eva, usaha ini bukan hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan hidup dan harapan untuk masa depan keluarganya.
Kini, dari yang semula hanya menawarkan dua hingga tiga varian, Kei Pizza telah berkembang dengan sekitar 12 hingga 14 pilihan menu. Perkembangan itu tentu tidak terjadi begitu saja. Semua dibangun dari keberanian memulai, kesabaran menghadapi kegagalan, serta kemauan untuk terus belajar.
Eva pun tidak menganggap dirinya sudah berada di puncak kesuksesan. Baginya, perjalanan masih panjang. Namun, satu hal yang diyakininya adalah setiap usaha besar selalu dimulai dari langkah kecil.
Kisah Kei Pizza menjadi pengingat bahwa untuk memulai sebuah mimpi, seseorang tidak harus menunggu semuanya sempurna. Kadang, yang dibutuhkan hanya keberanian untuk mencoba. Selebihnya, waktu, pengalaman, dan kegagalan akan menjadi guru dalam perjalanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....