Memberanikan Diri Demi Keluarga: Kisah Rizky Membangun Seblak Rakun di Madiun

  • 23 Jul 2026 13:52 WIB
  •  Madiun

RRI. CO. ID, MADIUN - Keputusan melepaskan pekerjaan tetap di bidang retail fashion demi berputar arah ke dunia kuliner tentu bukan hal yang mudah. Namun, bagi Rizky, pemilik usaha Seblak Rakun di kawasan Taman Praja, Madiun, keberanian untuk mengambil risiko adalah bentuk pengabdian utama bagi keluarga.

Perjalanannya dimulai dari mobilitas pekerjaan yang cukup tinggi. Pria asal Surabaya ini sempat berpindah-pindah tugas, mulai dari Madiun pada 2021, berlanjut ke Solo, hingga kembali lagi ke Madiun. Ketika akhir tahun 2025 ia mendapati keputusan mutasi ke Sidoarjo, Rizky berada di persimpangan jalan. Demi mendampingi istri yang memiliki usaha di Madiun serta memprioritaskan tumbuh kembang sang anak, ia memberanikan diri untuk mengundurkan diri (resign) tanpa memiliki backup plan yang matang.

Memasuki bulan Februari 2026, tanpa latar belakang di bidang food and beverage (F&B), Rizky memulai langkah barunya dengan menyewa ruko di Jalan Taman Praja. Perjalanan awal ini tak langsung berjalan mulus. Sebelum dikenal dengan olahan seblaknya, ia sempat mencoba menjual menu Steak. Namun, melihat respons pasar yang kurang responsif, ia dengan sigap mengubah arah bisnisnya dalam waktu kurang dari satu bulan.

"Bukan gagal, tapi lebih ke, wah sepertinya ini kurang dipinati. Pelajaran baru, jadi aku harus langsung ganti manuver," ujar Rizky saat menceritakan proses pembelajarannya berpindah fokus dari fashion ke dunia kuliner.

Langkah manuver tersebut terbukti tepat. Mengusung nama Seblak Rakun, usahanya kini terus berkembang hingga memasuki bulan keempat operasional dan melengkapi varian menunya dengan Mie Jebew. Tanpa bantuan dari pihak luar, Rizky tetap berprinsip untuk selalu terbuka kepada para pelanggan. Agar dapat menjaga kepercayaan konsumen terutama saat menghadapi kenaikan harga bahan pokok, rizky memilih untuk menyampaikan penyesuaian harga secara jujur dibanding mengurangi porsi atau rasa.

"Sebenernya kalau mengenai bahan pokok, kita adakan tarif juga karena kita gak ingin mengurangi rasa. Jadi kita sounding ke customer-nya... kita tanpa mengurangi rasa seperti itu," pungkas Rizky.

Kisah Rizky menjadi bukti bahwa dengan dorongan motivasi keluarga dan keberanian untuk terus beradaptasi, ketidakpastian karier dapat diubah menjadi tantangan baru dan peluang usaha yang mandiri. (KNA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....