Hebat! Hari Keterampilan Pemuda, Mahasiswi Madiun Sukses Merintis

  • 17 Jul 2026 07:16 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun, Siapa sangka kesibukan kuliah di dunia medis justru mampu melahirkan seorang wirausahawan muda yang sukses? Di sela riuhnya teori medis dan dinginnya ruang perkuliahan, Widya Dwi Azhari justru mulai meniti jalan wirausaha. Menyambut perayaan Hari Keterampilan Pemuda Sedunia, mahasiswi prodi S1 Keperawatan Universitas Bhakti Wiyata Mulia Madiun ini merajut kisahnya sendiri. Ia sukses merintis bisnis makeup artist (MUA) dan rental kebaya, sembari tetap gemulai melestarikan tari tradisional. Langkah kreatif ini ia ambil sebagai cara nyata bagi generasi muda untuk mengasah potensi diri agar mampu bersaing di tengah era digital.

Bagi gadis yang akrab disapa Asa ini, menguasai keahlian praktis (soft skill) sangat penting untuk menunjang masa depan. Ia menilai bahwa di era modern, nilai akademik yang tinggi saja tidak lagi cukup tanpa diimbangi oleh bakat nyata yang bisa membuka peluang baru.

"Menurut saya, keterampilan itu sangat penting di era modern ini. Persaingan sekarang tidak hanya dari nilai dan prestasi akademik, tetapi juga dari bakat yang kita miliki. Keterampilan ini membuat kita lebih percaya diri dan memiliki relasi yang jauh lebih banyak," Ungkap Asa, Mahasiswi Madiun

Bakat estetik itu tumbuh otodidak sejak ia berseragam sekolah dasar. Langkahnya bermula dari saat Asa kecil yang gemar memperhatikan jemari sang ibu merias pengantin. Dari setiap goresan kuas yang disaksikan, rasa ketertarikan itu muncul hingga ia berani mencoba.

"Awal mulanya itu ketika saya SD. Nah, dulu itu terutama dari orang terdekat ya, yaitu dari keluarga sendiri, mama saya sendiri. Beliau itu menjadi perias manten. Setelah saya mengetahui dan saya sering ikut mama saya rias manten, itu saya menjadi tertarik di bidang seni itu tadi. Setelah itu saya belajar sendiri, otodidak," Ujarnya.

Meskipun merintis bisnis secara otodidak, ketekunan Asa telah membuahkan hasil manis. Untuk menghadapi ketatnya persaingan bisnis di era digital saat ini, ia menyiasatinya dengan rutin meningkatkan keahlian (upgrade skill) serta gencar melakukan promosi lewat personal branding di media sosial.

Sebagai penutup, Asa mengajak sesama generasi muda (Gen Z) yang ingin memulai usaha untuk tidak ragu melangkah. Menurutnya, ketakutan akan kegagalan tidak boleh menjadi penghalang untuk mengembangkan potensi diri.

"Kunci utamanya, kita harus berani dahulu dan tidak perlu terlalu memikirkan hasil di awal. Berusahalah semaksimal mungkin, lalu untuk hasilnya kita serahkan kepada Tuhan. Tetap optimis dan jangan pernah menyerah," pungkasnya penuh motivasi. (ZULFA KHAIRINA).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....