Batik UMKM Kota Madiun Dikenakan Arumi Bachsin saat Penjurian Lomba Cipta Kreasi

  • 24 Jun 2026 13:55 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Batik karya UMKM Kota Madiun dari WMH Batik Winongo resmi diserahkan kepada Ketua TP PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin, Selasa 23 Juni 2026. Batik tersebut dibuat khusus untuk dikenakan dalam penjurian kegiatan lomba cipta kreasi dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-108 Kota Madiun.

Owner WMH Batik Madiun, Lilik Widiawati, mengaku awalnya tidak mengetahui bahwa pesanan tersebut diperuntukkan bagi Arumi Bachsin. Ia hanya menerima permintaan dari dinas terkait untuk membuat dua motif batik tulis terbaru dalam waktu singkat.

Lilik mengatakan dirinya baru mengetahui bahwa salah satu batik tersebut akan dikenakan oleh Arumi Bachsin setelah mendapat informasi dari pihak dinas.

"Saya surprise, seperti ketiban ndaru. Saya beruntung sekali mendapat amanah membuat batik untuk salah satu orang nomor dua di Jawa Timur," ujar Lilik.

Dalam proses pembuatannya, Lilik diberi kebebasan untuk menentukan motif dengan syarat harus mengandung unsur Kota Madiun. Dari ide tersebut lahirlah motif batik bernama Rerambatan Kota Madiun. Motif ini terinspirasi dari tanaman rambat yang terus tumbuh dan menjalar, melambangkan perkembangan Kota Madiun yang bergerak maju secara berkelanjutan.

Menurut Lilik, motif tersebut memiliki filosofi tentang pertumbuhan dan kemajuan Kota Madiun yang beranjak pelan-pelan yang dulu disebut sebagai kota pensiunan menjadi kota yang produktif. Melalui motif ini, ia ingin menampilkan identitas Kota Madiun yang tetap berakar pada tradisi namun mampu berkembang mengikuti zaman.

Pengerjaan batik dilakukan hanya dalam waktu sekitar satu minggu. Mulai dari proses desain, menggambar dan pencantingan yang dikerjakan hanya dalam dua hari, hingga pewarnaan yang membutuhkan ketelitian tinggi agar menghasilkan warna yang matang dan berkualitas.

"Tantangannya adalah unsur waktu karena waktunya begitu singkat. Untuk batik Bu Arumi saya membuat motif yang penuh karena saya melihat sosok beliau cocok memakai batik dengan warna biru dan bunga-bunga kecil sehingga terlihat lebih indah," ujarnya.

Sebelum menentukan desain, Lilik juga melakukan riset terlebih dahulu dengan melihat berbagai unggahan Arumi Bachsin di media sosial untuk menyesuaikan karakter motif yang akan dibuat.

Kepercayaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi WMH Batik Madiun sekaligus membuktikan bahwa perajin batik UMKM daerah mampu menghasilkan karya yang mendapat apresiasi hingga tingkat provinsi.

Lilik berharap kesempatan tersebut dapat membuka jalan bagi para pembatik UMKM lainnya agar semakin dikenal luas dan mampu membawa nama daerah masing-masing ke tingkat yang lebih tinggi. (CH)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....