Fresh Homemade tanpa Pengawet, Strategi Lek Tini Menembus Pasar Pecel Madiun

  • 03 Jun 2026 07:41 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun – Di tengah ketatnya persaingan produk sambal pecel di Kota Madiun, Sambal Pecel Lek Tini AE hadir dengan konsep berbeda. Produk ini mengandalkan kualitas fresh homemade tanpa bahan pengawet sebagai nilai jual utama.

Owner Sambal Pecel Lek Tini AE, Tini Lusiana, mengatakan seluruh produknya dibuat berdasarkan pesanan pelanggan sehingga kualitas rasa dan kesegarannya tetap terjaga.

“Pecel kami dibuat fresh. Saat ada pesanan baru diproduksi sehingga kualitas dan rasanya tetap terjaga,” kata Tini saat berbincang di Muda Kreatif Pro 2.

Selain itu, proses produksi dilakukan tanpa menggunakan minyak goreng. Kacang, cabai, dan bahan lainnya disangrai menggunakan wajan tanah sehingga menghasilkan cita rasa khas sekaligus lebih sehat.

Keunikan lainnya terletak pada penggunaan 100 persen gula aren. Menurut Tini, pilihan tersebut tidak hanya menghasilkan tekstur karamel yang lebih lembut, tetapi juga menjadi alternatif bagi konsumen yang membatasi konsumsi gula putih.

Saat ini Sambal Pecel Lek Tini AE menyediakan tiga pilihan tingkat kepedasan, yakni tidak pedas, pedas, dan pedas banget. Bahkan pelanggan juga bisa memesan tingkat kepedasan sesuai selera. Sedangkan untuk kemasan, Sambel Pecel Lek Tini AE menyediakan kemasan 250 gr, 500 gr sampai dengan 1 kg dengan harga mulai dari 22.500 rupiah.

Meski berada di kota yang dikenal sebagai sentra sambal pecel, Tini tidak menganggap pelaku usaha lain sebagai pesaing. Baginya, banyaknya produk pecel justru menunjukkan bahwa pasar sudah terbentuk dan menjadi peluang untuk terus berkembang.

Dengan konsep fresh, sehat, dan fleksibel sesuai kebutuhan pelanggan, Sambal Pecel Lek Tini AE berhasil menarik perhatian pecinta kuliner khas Madiun dari berbagai daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....