Dari Modal Nekat, Pengusaha Madiun Jual Sambal Pecel Sampai ke Hongkong
- 03 Jun 2026 06:12 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun– Semangat belajar dan keberanian mencoba menjadi kunci sukses pengusaha Madiun, Tini Lusiana dalam membangun usaha Sambal Pecel "Lek Tini AE". Siapa sangka, perempuan yang sebelumnya berstatus ibu rumah tangga ini mampu mengembangkan produk sambal pecel yang kini telah dipasarkan ke berbagai kota di Indonesia hingga Hong Kong.
Usaha tersebut bermula pada Oktober 2025 ketika seorang rekannya dari Pemalang yang akan berangkat umrah meminta dibelikan sambal pecel khas Madiun. Alih-alih membelikan produk orang lain, Tini justru melihat peluang untuk mencoba membuatnya sendiri.
Berbekal resep dari YouTube, Google, Cookpad, serta berbagai masukan dari teman-temannya, ia mulai memproduksi satu kilogram sambal pecel pertamanya. Produk itu kemudian dikirim kepada pelanggan pertama sekaligus menjadi awal lahirnya brand Lek Tini AE.
“Setelah produk sampai, saya minta masukan soal rasa, tekstur, hingga kemasan. Dari situlah saya terus belajar dan memperbaiki produk,
Setiap ada masukan saya catat. Saya evaluasi terus sampai menemukan resep yang benar-benar pas,” ujarnya saat berbincang dalam program Muda Kreatif RRI Madiun
Selama tiga bulan pertama, Tini terus melakukan evaluasi hingga menemukan formula yang dianggap paling pas oleh pelanggan. Ia juga aktif memanfaatkan media sosial dan teknologi digital untuk membantu pemasaran serta pembuatan konten promosi.
Perlahan namun pasti, pelanggan mulai berdatangan. Awalnya hanya berasal dari lingkaran pertemanan dan kontak WhatsApp yang dimilikinya. Namun seiring waktu, produk tersebut mulai dikenal lebih luas dan dikirim ke berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Yogyakarta, Palembang, Jambi, Balikpapan, Lamongan, Sidoarjo, Ponorogo hingga Luar Negeri seperti Hongkong.
Meski usahanya baru berusia sekitar enam bulan, Tini melihat perjalanan ini sebagai bukti bahwa peluang bisa datang dari mana saja. Baginya, yang terpenting adalah berani mencoba, terus belajar, dan tidak takut menerima masukan.
"Kita tidak harus menunggu sempurna untuk memulai. Yang penting mulai dulu, belajar sambil berjalan dan terus memperbaiki diri," tuturnya
Tini membuktikan bahwa kemauan belajar dan keberanian memulai dapat membuka peluang usaha baru, bahkan dari dapur rumah sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....