Nahanoms Jadi Jajanan Favorit di Madiun
- 09 Mei 2026 09:46 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Di tengah pesatnya perkembangan bisnis kuliner kekinian, Nahanoms hadir sebagai salah satu UMKM lokal yang sukses mencuri perhatian masyarakat, khususnya anak muda di Madiun. Mengusung konsep jajanan modern dengan tampilan warna-warni dan cita rasa kekinian, brand ini berkembang dari usaha rumahan sederhana menjadi salah satu jajanan yang banyak diburu pelanggan.
Di balik perjalanan tersebut, tersimpan kisah perjuangan owner Nahanoms, Dinada Wahyu Septiana atau disapa Nada. Ia sebelumnya berprofesi sebagai bidan.
Setelah sempat bekerja di salah satu brand hijab di Yogyakarta, Nada mulai mengenal tren mochi yang kala itu belum banyak dijual di Madiun.
“Saya dulu aslinya Bidan. resign dari bidan itu terus ke Jogja kerja disalah satu brand hijab, nah, di situ kan jajan, jajannya di sana ada Mochi kan. Terus habis kerja terus kontraknya selesai terus pulang terus habis itu saya lihat di Madiun belum ada mochi seperti di Jogja. Akhirnya coba bikin sendiri tahun 2019,” ujar Nada saat menjadi narasumber Muda Kreatif Pro 2 Madiun, kemarin.
Nama Nahanoms sendiri merupakan gabungan nama dirinya dan sang suami, Hanif.
"Naha dari Nada dan Hanif, sedangkan noms itu dari nomnom yang artinya makan enak,” katanya sambil tertawa.
Awalnya, Nahanoms hanya fokus menjual mochi basic dengan isian kacang dan cokelat. Namun seiring berkembangnya tren kuliner, Nada mulai berinovasi menghadirkan mochi daifuku isi buah-buahan, mochi es krim, hingga risol dengan berbagai rasa unik seperti matcha, cokelat, mentai, dan bolognese.
Perjalanan membangun usaha ternyata tidak selalu berjalan mulus. Nada mengaku membutuhkan waktu hampir satu tahun untuk menemukan tekstur mochi yang sesuai.
"Awalnya gagal terus, kadang terlalu lembek, kadang tidak ngeset. Sampai sempat down juga,” ungkapnya.
Kini usaha tersebut berkembang pesat. Produk Nahanoms sudah dipasarkan di beberapa pusat perbelanjaan serta memiliki outlet sendiri di Jalan Indragiri, Madiun.
Penjualan mochi bahkan mampu mencapai ratusan pieces dalam sehari, terutama saat momen Ramadhan. Menurut Nada, konsistensi menjadi kunci utama bertahan di dunia usaha.
"Kalau mau usaha jangan gampang menyerah dan jangan mudah ganti-ganti produk. Orang harus kenal dulu kita jual apa,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga menilai inovasi menjadi hal penting agar produk tetap diminati pasar.
" Sekarang orang lihat tampilannya dulu. Kalau menarik, mereka penasaran mencoba,” tambahnya.
Dengan semangat konsisten dan terus berinovasi, Nahanoms membuktikan bahwa usaha lokal juga mampu berkembang dan bersaing di tengah tren kuliner modern. Nahanoms menunjukkan bahwa kreativitas, konsistensi, dan keberanian mencoba hal baru bisa menjadi resep utama menuju kesuksesan.
Dari tangan pasangan muda asal Madiun ini, jajanan sederhana pun mampu naik kelas. Pun juga menjadi kebanggaan UMKM lokal yang terus berkembang mengikuti zaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....