Foto yang “Berbicara”, Senjata UMKM Kue Kering di Bulan Ramadhan

  • 17 Feb 2026 20:45 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ngawi: Tawaran kue kering dari usaha rumahan maupun UMKM mulai membanjiri media sosial. Dari nastar hingga kastengel, semua berlomba tampil menggoda. Namun di tengah persaingan ketat, bukan hanya rasa yang jadi penentu—foto produk kini menjadi ujung tombak penjualan.

Menurut fotografer, Niko Martha Whiyana, inti dari foto produk adalah kemampuan menyampaikan pesan produk itu sendiri.

“Yang jelas, apa yang ingin disampaikan dari produknya harus terekspos dengan baik. Misalnya terlihat manis ya harus terlihat manis, pedas ya harus terlihat pedas. Jadi pesan dari produknya ter-deliver ke orang yang melihat fotonya,” ujar Niko.

Niko yang juga merupakan mentor fotografi menjelaskan bahwa foto produk bukan sekadar gambar, melainkan jembatan komunikasi antara produsen dan konsumen.

Kue kering yang renyah harus tampak renyah, nastar harus terlihat lembut dengan isian nanas yang lumer, sementara kastengel harus memancarkan kesan gurih dan premium. Visual yang tepat mampu “berbicara” bahkan sebelum pembeli membaca deskripsi.

Di tengah banjir promosi, foto yang mampu menyampaikan rasa dan suasana menjadi pembeda utama. Bagi UMKM, visual yang kuat bukan lagi pelengkap—melainkan strategi bertahan dan berkembang di musim penjualan tertinggi tahun ini.

Rekomendasi Berita