"Ukiran" Sempurna, Batik WMH Telah Mendunia

  • 04 Agt 2025 17:21 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun: Batik, sebagai warisan budaya Indonesia, terus mengukir prestasi dan memperkenalkan keindahan karya seni tradisional ke panggung internasional. Salah satu merek batik yang patut diperhitungkan adalah Batik WMH, yang dipelopori oleh desainer berbakat, Lilik Widiawati.

Lilik berbagi pengalamannya berbisnis batik yang telah dia awali sejak tahun 2019 itu pada RRI Madiun. Batik WMH dimulai dengan visi Lilik untuk mengangkat batik sebagai simbol kebanggaan Indonesia yang tidak hanya relevan di dalam negeri tetapi juga di kancah internasional. "WMH itu sebenarnya singkatan nama saya dan suami , Widia Mei Hendra. Nah, jadi saya berfikir mendalam dan penuh filosofi bahwa batik ini menggambarkan keragaman budaya Indonesia yang dikemas dengan sentuhan modern namun tetap menjaga kearifan lokal," kata Lilik, Senin (4/8/2025).

Batik WMH terkenal dengan desain yang tidak hanya memadukan motif tradisional, tetapi juga menambahkan elemen-elemen kontemporer yang memikat hati berbagai kalangan. Dengan menggunakan pewarna alami dan teknik pewarnaan yang ramah lingkungan, Lilik berhasil menciptakan batik yang tidak hanya mempesona secara visual, tetapi juga aman bagi lingkungan. "Batik kami menggunakan warna alami, remasol dan lainnya untuk kualitas yang baik. Meski jika warna alami kekurangannya cepat pudar," tuturnya.

Keberhasilan Batik WMH tidak datang begitu saja. Berkat ketekunan Lilik dalam menciptakan desain yang autentik namun tetap moderen, batik ini mulai diterima oleh pasar internasional. Batik WMH pernah dipakai hingga ke negara Ceko dan dipercaya dipakai oleh pejabat-pejabat daerah.

Ini bukan hanya sekadar pencapaian untuk Lilik, tetapi juga untuk seluruh industri batik Indonesia, yang kini semakin dihargai secara global. Lilik tidak hanya berfokus pada aspek desain, tetapi juga memastikan setiap lembar batik yang dihasilkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. "Kapan hari saya juga mengajak 2 orang tetangga saya untuk belajar memproduksi batik. Kemudian batik ciprat juga diproduksi oleh sodara-sodara disabilitas. Hal itu membuat saya bangga tentunya," ungkap Lilik saat hadir di studio Pro1 RRI Madiun.

Lebih dari sekadar bisnis, Batik WMH juga memiliki misi mulia untuk melestarikan warisan budaya Indonesia. Melalui kolaborasi dengan komunitas batik, Lilik berusaha agar keterampilan tradisional ini tetap hidup dan berkembang, sehingga generasi muda dapat terus belajar dan melanjutkan tradisi ini. "Saya juga hadir sebagai LPK untuk memberikan pelatihan bersama Dinas terkait. Jadi, saya juga berharap batik bisa dipelajari oleh siapa saja," katanya.

Dengan kualitas yang baik dan desain yang selalu segar, Batik WMH semakin membuktikan bahwa batik adalah produk seni yang tidak hanya memiliki daya tarik lokal, tetapi juga mampu bersaing di panggung global. Ke depan, Lilik dan Batik WMH diharapkan terus menjadi bagian dari kebanggaan Indonesia yang mendunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....