Pelaku UMKM Ajak Masyarakat Magetan Cinta Produk Lokal
- 01 Jul 2025 19:32 WIB
- Madiun
KBRN, Magetan: Festival Bambu Magetan Djadoel 2025 tidak hanya memberikan hiburan untuk masyarakat, tapi juga berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Seperti yang dirasakan pelaku UMKM asal Desa Sundul, Parang, Magetan.
Pemilik UMKM RHA Abon Lele, Yulia (45), mengaku bahwa ikut serta dalam festival atau bazar membawa dampak positif untuk usahanya. Tidak hanya meningkatkan pendapatan, tapi juga sebagai ajang memperkenalkan produk unggulan UMKM pada masyarakat.
“Produk saya dikenal. Walaupun kadang awal-awal penjualan kecil. Festival kayak gini ya untuk perkenalan-perkenalan kayak gitu,” ungkapnya, Jumat (27/06/2025).
Yulia mengaku para pelaku UMKM menghadapi tantangan untuk memasarkan produk mereka secara digital. Menurutnya, hal ini disebabkan karena mayoritas pelaku UMKM adalah ibu rumah tangga yang belum cakap menggunakan teknologi.
“Kita ngertinya itu direct selling, penjualan langsung. Ya ada pelatihan untuk digital marketing, cuma untuk mengaplikasikannya susah. Walau dibantu pemasaran, kami masih ada kendala pemasaran ke jangkauan lebih luas,” ujarnya.
Yulia pun berharap masyarakat aktif mendukung UMKM dengan cara lebih mengenal, mencoba, dan mencintai produk lokal. Dengan demikian, UMKM bisa berkembang dan roda ekonomi bisa berputar. Tidak hanya itu, masyarakat Magetan juga bisa mendapatkan produk yang berkualitas dari daerah sendiri.
“Yuk bantulah UMKM dengan mencintai produk lokal. Banyak di Magetan produk bagus, tidak cuma makanan, tidak cuma minuman, kulit pun juga bagus.” tutup Yulia.
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar Festival Bambu Magetan Djadoel 2025 pada 27 Juni hingga 6 Juli di GOR Ki Mageti, Magetan. Acara tersebut dimeriahkan dengan berbagai stand bazar UMKM dan kuliner, aneka kerajinan, panggung hiburan, hingga wahana bermain untuk anak-anak.(Uf/Am)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....