Dafa, Pengusaha Madiun Bangkitkan UMKM 3 Bisnis
- 19 Jun 2025 13:13 WIB
- Madiun
KBRN, Madiun: Perjalanan bisnis Dafa Prima Aji bermula dari hal sederhana: bisnis katering bersama teman-temannya saat masih kuliah. Kini, ia menjadi sosok di balik Tambang Kuliner Grup, yang membawahi tiga lini usaha kuliner di Kota Madiun: Tambang Coklat, Angkringan 24, dan Gueprek Uexpress.
Lulusan yang sempat merantau ke Bandung ini memutuskan kembali ke tanah kelahirannya dan mengambil peluang di sektor kuliner. “Awalnya saya bikin jualan coklat namanya Craftan Coklat di tahun 2021. Ada outlet kecil-kecilan di Bunderan Serayu. Kita nawarin juga ke Facebook dan sistem delivery order,” cerita Dafa.
Langkah kecil itu menjadi pijakan besar. Pada 2 Juli 2022, Dafa mendapat kesempatan membuka outlet di Jalan Pahlawan dan mengubah nama bisnisnya menjadi Tambang Coklat. Lewat strategi promosi aktif di media sosial, produk coklatnya viral dan menjadi buruan warga. Bahkan, antrean pembeli bisa mencapai satu jam demi mendapatkan produk coklat dengan berbagai varian yang ditawarkan.
Namun, kesuksesan sempat membuat bisnisnya stagnan. “Terlena dengan viralnya usaha Tambang Coklat, akhirnya saya merasa jalan di tempat karena kurang inovasi dan promo,” ungkapnya. Dafa tak menyerah. Ia segera melakukan evaluasi, menghadirkan varian baru, serta memperkuat branding. Usahanya pun kembali bangkit dan bertahan hingga kini.
Tak berhenti di coklat, tahun 2022 Dafa membuka usaha Angkringan 24, sebuah angkringan yang buka selama 24 jam. Uniknya, angkringan ini menggandeng lebih dari 50 UMKM lokal sebagai penyedia menu. “Kami ingin jadi wadah bagi UMKM, agar bisa tumbuh bersama, ada 50 UMKM yang ikut kami gandeng” ucapnya.
Kemudian, pada 2024, ia kembali menambah lini bisnis dengan membuka Gueprek Uexpress, menghadirkan menu geprek kekinian bagi masyarakat Madiun. Semua bisnisnya berjalan dengan Lancar dan baik.
Dafa menekankan pentingnya branding dalam bisnis. “Saya pernah baca buku karya Henry Manampiring, Marketing: Belajar Hidup, di sana dijelaskan bahwa branding harus kuat. Saya ingin, kalau orang Madiun ingat coklat, ya ingat Tambang Coklat. Ingat angkringan, ya Angkringan 24. Ingat geprek, ya Gueprek Uexpress,” jelasnya.
Meski begitu, Dafa tak menutup mata terhadap tantangan dalam menjalankan bisnis. Mulai dari laporan keuangan, laporan pajak, hingga manajemen operasional, semuanya harus dikelola dengan tim yang solid. “Saya gak mungkin handle semua sendiri. Harus kompak bersama tim agar omzet naik atau minimal tetap stabil,” tambahnya.
Kini, mimpinya tak hanya sukses pribadi, tapi juga membawa dampak bagi Madiun. Ia berharap bisa terus mengembangkan ekosistem UMKM di kampung halamannya. “dari bandung saya pulang ke Madiun berharap mengembangkan Madiun khususnya si UMKM. Kalau ada yang mau belajar bisnis, saya terbuka untuk berbagi. Yang penting manfaatkan media sosial untuk mengenalkan bisnis, agar makin banyak orang tahu dan usaha kita bisa berkembang,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....