Pengusaha Muda Sukses Kembangkan Usaha Kuliner Solo

  • 07 Mei 2025 09:31 WIB
  •  Madiun

KBRN, Madiun : Keinginan untuk mencoba hal baru membawa Vivi Ruriansyah, seorang pengusaha muda asal Magetan, merintis usaha kuliner khas Nusantara yang masih jarang dijumpai di kota Magetan dan sekitarnya. Sejak 2023, Vivi mulai memasarkan asinan sayur Betawi dan selat Solo dengan brand Asinan Sayur Ae, yang kini semakin dikenal dan diminati masyarakat.

Inspirasi usaha ini bermula saat Vivi mencicipi asinan sayur saat berada di Jakarta. Tertarik dengan keunikan rasanya, ia kemudian mencari resep dan mengikuti kelas online untuk mempelajarinya lebih lanjut. Tak disangka, hasil racikan pertamanya disambut antusias oleh teman-teman kantornya yang menjadi pelanggan awal. Melihat respon positif tersebut, Vivi memutuskan membuka sistem open pre-order (PO), dan sejak saat itu, pesanan terus mengalir.

"Saya ingin membuat bisnis apa ya yang belum ada? Trus saya pernah di jakarta nyicipin asinan sayur, kayaknya di sini belum ada. Makanya saya cari resep dan kelas online buat tau resepnya. Saya tawarkan ke teman kantor, insight nya bagus lalu saya buka sistem PO" cerita Vivi saat berbincang di Pro 2

Berbeda dengan kebanyakan asinan pada umumnya, racikan Vivi tidak menggunakan cuka sebagai bahan utama, melainkan kombinasi pure lemon dan asam Jawa. Hasilnya, rasa yang dihasilkan lebih segar dan ringan di lidah. Selain itu, Vivi juga menyesuaikan rasa dengan selera masyarakat Jawa Timur yang cenderung menyukai cita rasa gurih dan manis.

“Saya memang sengaja mengembangkan resep agar bisa diterima lidah lokal, tapi tetap mempertahankan ciri khas asli dari asinan Betawi. Kalau asinan betawi kan base nya pake cuka kalau saya enggak pakai sama sekali. Full lemon sama asam jawa.” ujar Vivi.

Dengan modal awal kurang dari Rp500 ribu, kini usahanya mampu berkembang secara konsisten. Vivi memasarkan dua menu utama: Asinan Sayur Betawi mulai harga Rp15.000 per porsi dan Selat Solo mulai harga Rp18.000 per porsi. Setiap harinya, Vivi bisa menjual antara 20 hingga 25 porsi.

Meski sempat mencoba membuka stand fisik, kesibukan lain membuat Vivi memilih tetap menggunakan sistem open PO agar lebih fleksibel dalam mengelola waktu.

Ke depan, Vivi berharap usahanya bisa semakin dikenal luas dan membawa keberkahan. “Harapan saya semoga dagangan makin laris, disukai banyak pembeli, dan memberi manfaat untuk banyak orang,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....