Pemkab Magetan Intensifkan Pengawasan Harga Bahan Pokok jelang Ramadan

  • 12 Feb 2026 18:15 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan memastikan ketersediaan bahan pokok aman menjelang bulan suci Ramadan meski terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditas dalam sepekan terakhir.

Bupati Magetan, Nanik Sumantri, mengatakan pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional guna memantau harga sekaligus memastikan pasokan tetap terjaga.

“Memang ada kenaikan di beberapa komoditas, tapi untuk stok kami pastikan aman dalam menyambut bulan Ramadan. Satgas yang kami bentuk akan terus bekerja untuk mengawasi SPBU dan harga bahan pokok,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).

Dari hasil pemantauan, sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan antara lain telur ayam negeri, tomat, daging ayam, bawang merah, dan cabai. Selain pasar, pengawasan juga dilakukan di SPBU guna mengantisipasi penimbunan bahan bakar minyak.

Di Pasar Mangge, Kecamatan Barat, harga cabai rawit kini mencapai Rp85.000 per kilogram dari sebelumnya Rp80.000. Cabai keriting naik dari Rp30.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, sedangkan bawang merah ukuran besar naik dari Rp35.000 menjadi Rp38.000 per kilogram.

Purwati, pedagang cabai di pasar tersebut, mengaku kenaikan harga sudah terasa sejak program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dan diperparah oleh faktor cuaca.

“Sejak MBG jalan itu harga-harga bahan pokok pada naik. Saya ambilnya jadi sedikit-sedikit karena di distributor sudah mahal duluan. Pembeli sekarang rata-rata cuma beli 1 ons cabai rawit,” katanya.

Ia pun menjual cabai rawit Rp10.000 per ons untuk menjaga perputaran modal. Namun, ia mengaku khawatir jika Koperasi Desa Merah Putih nantinya ikut menjual bahan pokok.

“Kalau Kopdes Merah Putih itu jalan dan jual bahan pokok juga, pedagang sini resah. Kami takut nggak bisa bersaing,” ucapnya.

Kondisi serupa terjadi pada komoditas daging ayam. Waiti, pedagang ayam di Pasar Mangge, menyebut harga naik dari Rp37.000 menjadi Rp39.000 per kilogram dan diprediksi masih akan bergerak naik mendekati Ramadan.

“Sepi pasarnya, harganya juga terus naik. Pedagang kecil makin tertekan, beda dengan pedagang besar yang modalnya kuat,” tuturnya.

Pemkab Magetan menyatakan akan terus melakukan pemantauan intensif guna menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....